Rekonstruksi Klinik Aborsi di Jakpus, Dokter-Pasien Peragakan 63 Adegan

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 21:23 WIB
Rekonstruksi klinik aborsi di Senen Jakarta Pusat
Tersangka dokter dan pasien menjalani rekosntruksi aborsi di klinik di Senen, Jakpus. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus aborsi di klinik ilegal di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Total, ada 63 adegan yang diperagakan oleh para tersangka.

"Hasil dari rekonstruksi hari ini, 63 adegan yang telah disajikan oleh penyidik untuk penyesuaian fakta di lapangan dengan hasil pemeriksaan para tersangka dan barang bukti yang ada itu sudah disajikan," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak di Jalan Percetakan Negara III, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2020).

Menurut Calvijn, jalannya rekonstruksi dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama berkaitan dengan tahap perencanaan.

Tahapan ini, lanjut Calvijn, adalah saat tersangka RS--pasien aborsi--menjelaskan kepada pacarnya untuk melakukan tindakan aborsi. Tersangka RS kemudian mendaftar aborsi di klinik ilegal tersebut lewat situs internet.

"Tersangka ini membuka website dan di situ mendaftarkan lanjut bertemu dengan tersangka lainnya yang sudah kita lakukan penangkapan yang merupakan pekerja di rumah aborsi. Itu perencanaan awal yang kita laksanakan," papar Calvijn.

Tahapan kedua dimulai ketika pasien mendatangi klinik tersebut pada Sabtu (9/9) untuk daftar hingga tindakan aborsi. Tersangka RS membayar Rp 4 juta untuk melakukan aborsi di klinik tersebut.

Tonton video 'Fakta-fakta Baru Terungkap dalam Rekonstruksi Kasus Klinik Aborsi Ilegal':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2