Pasien OTG Corona di DKI Diizinkan Isolasi Mandiri di Rumah, Ini Syaratnya

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 07:25 WIB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Widyastuti (Foto: Ilman/detikcom)
Jakarta -

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Widyastuti mengatakan pasien OTG (orang tanpa gejala) Corona di Jakarta bisa melakukan isolasi di rumah. Namun, ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi pasien, apa saja?

"Tentunya pada saat untuk memutuskan apakah seseorang pasien atau warga kita bisa isolasi di rumah atau tidak, itu memang kita sudah mengimbau mengharuskan pasien ini untuk berkoordinasi dengan puskesmas setempat," kata Widyastuti, dalam dialog 'Prosedur Isolasi OTG Covid-19 Mudah atau Sulit' di akun Youtube BNPB, Kamis (24/9/2020).

"Nah nanti tim puskesmas kan mengasesmen 'oh iya rumahnya memang memadai' tentu dengan pengawasan tim dari kita, jadi pengawasan tim kita dan gugus RW setempat, dan puskesmas setempat," lanjutnya.

Widyastuti menegaskan kondisi rumah harus memadai, mulai dari ventilasi hingga pencahayaan yang cukup. Pasien OTG juga diwajibkan memakai peralatan makan dan mandi sendiri. Serta selalu memakai masker di dalam rumah.

"Mekanismenya tentu rumahnya memadai, rumah yang memadai dengan ventilasi memadai dan pencahayaan yang cukup, kemudian alat mandi, alat makan yang terpisah dibandingkan anggota keluarga lain, dan di rumah tetap pakai masker karena kan kalau keluar kamar ketemu dengan anggota keluarga yang lain," ujarnya.

Lebih lanjut, pasien itu juga harus diberikan bantuan pendampingan tim kesehatan dan gugus RW. Tidak selalu hadir ke rumah, melainkan bisa dengan konsultasi.

"Jadi dengan bantuan dari pendampingan dari tim puskesmas untuk isolasi mandiri, bantuan ini bukan selalu hadir di rumah tersebut tetapi konsultasi yang disiapkan oleh teman-teman puskesmas, dan juga dukungan dari gugus RW setempat untuk menjaga warganya bisa melakukan isolasi mandiri dengan sukses," tutur Widyastuti.

(eva/zap)