Cegah Klaster Keluarga, Kemen PPPA Sarankan Warga Tetap Pakai Masker di Rumah

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 12:44 WIB
Menteri PPPA Dukung Keterwakilan Perempuan 30 Persen di Parlemen 2024
Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyarankan agar masyarakat tetap memakai masker meski di dalam rumah. Hal itu dilakukan untuk mencegah munculnya klaster keluarga di masa pandemi virus Corona (COVID-19).

"Berkaitan dengan klaster keluarga ini memang ada beberapa hal penting yang jadi perhatian, bahwa kunci disiplin mematuhi protokol kesehatan itu tidak hanya pada saat kita keluar rumah. Nah pada kesempatan ini, terutamanya perempuan sebagai manajer rumah tangga selalu harus mengingatkan keluarganya walaupun di dalam rumah, kami sarankan untuk tetap memakai masker. Apalagi di dalam keluarga ada kelompok rentan seperti balita dan lansia," kata Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (24/9/2020).

Bintang juga menyarankan anggota keluarga yang beraktivitas di luar rumah untuk selalu membersihkan badan sebelum memasuki rumah. Sebab, kata dia, selama ini penularan dalam keluarga berasal dari anggota yang beraktivitas di luar rumah.

"Dan satu hal penting lagi yang kami sampaikan, kenapa klaster keluarga meningkat, tidak menutup kemungkinan terpaparnya, ketika ayah atau ibu bekerja di luar rumah. Ini hal penting yang harus diperhatikan saat masuk rumah saya sarankan bersih2 badan, barulah berinteraksi dengan keluarga," ujarnya.

Bintang pun mengajak perempuan dan anak untuk berperan dalam mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di lingkungan keluarga. Dia juga meminta tidak digelarnya pertemuan keluarga saat pandemi COVID-19 ini.

"Kepada keluarga di seluruh Indonesia, para perempuan dan anak, kami sarankan di masa pandemi ini untuk mengurangi atau menghindari pertemuan-pertemuan kepada keluarga besar secara offline. Di situasi pandemi ini kita sudah diperkenalkan pertemuan daring atau virtual. Kalau seandainya ada hajatan. Salah satu contoh yang sederhana, seperti ulang tahun. Kami imbau, hindari secara offline, tapi bisa dilakukan secara daring," tutur Bintang.

Lebih lanjut, Bintang mengatakan, Kemen PPPA akan membuat protokol kesehatan keluarga. Hal itu guna mencegah semakin bertambahnya klaster keluarga di Indonesia.

"Pada kesempatan ini juga kami sampaikan dalam waktu segera kami Kemen PPPA akan melaksanakan koordinasi dengan satgas untuk membuat protokol kesehatan keluarga. Untuk mencegah infeksi Covid di dalam dan di luar rumah. Dan harapan kami protokol kesehatan keluarga ini dapat dilakukan bila anggota keluarga terinfeksi. Langkah apa yang harus dilakukan," kata dia.

(mae/imk)