Round-Up

3 Pengakuan Nestapa Mahasiswi di Makassar Digilir 3 Pria

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 07:40 WIB
7 Orang diamankan terkait mahasiswi digilir sejumlah pria di Makassar (Hermawan-detikcom).
Foto: 7 Orang diamankan terkait mahasiswi digilir sejumlah pria di Makassar (Hermawan-detikcom).

EA Sebut SN Paksa Dirinya Nginap ke Hotel

EA menyebut SN telah memaksanya menginap di hotel tempat kejadian.
Dalam laporannya, ke polisi, EA menyebut peristiwa pemerkosaan bermula saat dirinya sudah hendak pulang dari sebuah tempat hiburan malam (THM) pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 01.00 Wita. Dia menyebut salah seorang teman prianya, A hendak mengantarnya ke rumah.

"Saat itu saya sedang dalam keadaan mabuk, sehingga A menawarkan ingin mengantar saya pulang akan tetapi saya sempat mendengar teman perempuannya bernama SN memaksa saya untuk menginap bersama di hotel tempatnya menginap," tulis EA dalam laporannya kepada polisi seperti dilihat detikcom, Rabu (23/9/2020).

EA dan SN kemudian bersama-sama naik mobil menuju hotel tempat kejadian di kawasan Panakkukang. Dari parkiran hotel, SN memapah EA yang tengah mabuk menuju kamar 101.

"Ketika saya di hotel saya sempat tertidur karena kepala saya terasa pusing , sambil tertidur saya sempat mendengarkan orang berkata "saya mo dulu" sehingga saya terbangun, betapa terkejutnya saya saat merasakan di atas perut saya sudah ada seorang laki-laki," ungkap EA.

EA seketika itu juga langsung bangkit dan mencari pakaiannya. Lak-laki yang dilihatnya saat terbangun juga panik mencari pakaian dan langsung berlari.

"Karena keadaan kamar saat itu gelap namun masih ada sedikit cahaya lampu yang masuk, sedangkan laki-laki tersebut saya lihat sibuk mencari celananya lalu bergegas keluar kamar, saya juga sempat melihat di depan pintu kamar yang terbuka ada 3 orang laki-laki seperti ingin bergantian masuk ke dalam kamar untuk melakukan pemerkosaan," jelas EA.

Pelaku Baru Kenal Korban

Polisi menyebut ketujuh orang yang ditangkap di kasus itu ternyata baru mengenal korban.

"Mereka memang baru saling kenal di THM (tempat hiburan malam). Itu mereka baru saling kenal, dan pada saat bergeser dari THM ke hotel, nah ikutlah ikut si korban ini. Mereka pakai kendaraan kawannya. Mereka juga bawa kendaraan si korban dengan perempuan," kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman, saat dihubungi, Selasa (21/9/2020).

Iqbal mengatakan korban dan ketujuh orang itu minum minuman keras dalam satu meja. Setelah itu, korban dan ketujuh orang itu pergi ke sebuah hotel.

Bahkan, Iqbal menyebut salah satu satu pelaku yang mem-booking hotel itu kaget ketika korban EA ikut bersama-sama ke hotel itu. Ia mengatakan korban diperkosa oleh para tersangka dalam keadaan mabuk berat.

Halaman

(aan/idn)