Sederet Suap Eks Pejabat Jiwasraya yang Buat Negara Rugi hingga Rp 16 T

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 23:40 WIB
Kantor Pusat Jiwasraya
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta -

Tiga mantan petinggi PT Asuransi Jiwasraya (PT AJS) dituntut jaksa penuntut umum dengan hukuman penjara seumur hidup hingga 20 tahun penjara. Korupsi dari ketiganya disebut jaksa membuat negara merugi sekitar Rp 16 triliun.

Tiga pejabat yang dihukum itu adalah mantan Dirut Jiwasraya, Hendrisman Rahim, dituntut penjara 20 tahun, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo, dituntut penjara seumur hidup, dan terakhir mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan, dituntut 18 tahun penjara. Ketiganya juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan.

"Bahwa benar perbuatan terdakwa Hendrisman Rahim, bersama-sama Hary Prasetyo, Syahmirwan, Heru Hidayat, Benny Tjokro Saputro, dan Joko Hartono Tirto telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 16.807.283.375.000 atau setidak-tidaknya jumlah tersebut sebagaimana laporan hasil investigatif dalam rangka perhitungan kerugian negara atas pengelolaan keuangan negara dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya Persero periode tahun 2008-2018," ujar jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (23/9/2020).

Jaksa mengatakan ketiganya juga mendapat suap dari Komisaris PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram), Heru Hidayat. Suap yang mereka terima tidak hanya uang tetapi ada saham dan sejumlah fasilitas lainnya.

"Bahwa selain itu dalam pengelolaan investasi saham dan reksa dana pada periode 2008 sampai 2018 terdakwa Hendrisman Rahim, Hary Prasetyo, dan Syahmirwan telah menerima sejumlah uang, saham, tiket, perjalanan dan fasilitas lainnya sebagai berikut," kata jaksa.

Mereka menerima uang miliaran rupiah, saham, bahkan terdakwa Hary mendapat tiket konser Coldplay di Australia. Semua penerimaan ini diperoleh dari Benny Tjokro dan Heru Hidayat. Berikut rincian penerimaan trio terdakwa Jiwasraya:

A. Hendrisman Rahim

Menerima uang dan saham dan seluruhnya Rp 5.525.480.680 dari Heru Hidayat dan Benny Tjokro Saputro melalui Joko Hartono Tirto yang terdiri atas;
1. Uang sebesar Rp 875.810.680, dan saham PCAR 1.013.000 lembar Rp 4.590/lembar pada 24 Januari 2019 senilai Rp 4.649.670.000.
2. Menerima tiket perjalanan ke London sekitar November 2010 bersama istrinya Lutfiyah Hidayati.

Selanjutnya
Halaman
1 2