Diputus Langgar Etik, Ketua WP KPK Siap Terima Konsekuensi

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 18:46 WIB
Yudi Purnomo
Yudi Purnomo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Yudi Purnomo diberi sanksi teguran oleh Dewan Pengawas (Dewas) setelah dinyatakan bersalah melanggar kode etik terkait pemberitaan soal penarikan kembali penyidik KPK Kompol Rosa Purba Bekti ke instansi asalnya yaitu Polri. Yudi mengaku menerima dan siap menjalankan konsekuensi atas putusan tersebut.

"Tadi saya sudah mendengar langsung putusannya. Saya menerima putusan dari dewas tersebut dan juga siap menerima konsekuensi kepegawaiannya sesuai peraturan Dewas KPK," kata Yudi kepada wartawan, Rabu (23/9/2020).

Ia mengatakan apa yang dilakukan semata ingin membantu Kompol Rosa Purba Bekti. Ia menyebut saat ini tugas dan kewajibannya membantu Kompol Rosa sudah terlaksana.

"Bahwa yang terpenting bagi saya yaitu tugas dan kewajiban selaku ketua Wadah Pegawai KPK sudah saya laksanakan yaitu membela pegawai KPK yang berasal dari kepolisian, yaitu Kompol Rossa Purbo Bekti," ujarnya.

Selain itu, ia menyambut baik masukan-masukan yang disampaikan Dewas KPK dalam persidangan tersebut. Menurutnya, masukan-masukan itu sangat berharga untuk dirinya dan gerakan WP KPK dalam menjalankan tugas di KPK.

"Bahwa masukan-masukan dari Dewas agar saya menjadi bijaksana dalam menjalankan tugas sebagai ketua Wadah Pegawai merupakan masukan berharga bagi saya dan gerakan Wadah Pegawai KPK ke depan terutama dalam berhubungan dengan pimpinan KPK dan dalam membela pegawai KPK," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2