Kereta Palembang-Lubuklinggau Beroperasi Besok, Penumpang Wajib Rapid Test

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 09:46 WIB
Ilustrasi Kereta Api DAOP 5 Purwokerto
Ilustrasi kereta api (Rinto Heksantoro/detikcom)
Palembang -

Kereta api Serelo rute Palembang-Lubuklinggau, Sumatera Selatan, kembali beroperasi besok. Penumpang diwajibkan rapid test sebelum bepergian.

"KAI Divre III Palembang mengoperasikan kembali perjalanan kereta api Serelo rute Kertapati-Lubuklinggau mulai tanggal 24 September. Ini setelah kereta api sempat berhenti beroperasi 1 April untuk menekan penyebaran COVID-19," kata Kepala Divisi Regional III Palembang Tamsil Nurhamdi kepada wartawan, Rabu (23/9/2020).

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan, penumpang yang bakal berpergian wajib mengikuti protokol kesehatan. Salah satu syaratnya adalah menunjukkan surat hasil rapid test COVID-19.

"Syarat dan ketentuan calon penumpang adalah dalam kondisi sehat, wajib pakai masker, suhu tubuh nggak melebihi 37,3. Termasuk juga menunjukkan surat bebas COVID-19 hasil rapid test atau PCR yang masih berlaku 14 hari," kata Aida.

Penumpang juga harus menggunakan baju lengan panjang, face shield, dan menjaga jarak. Penumpang dewasa yang bertiket akan mendapatkan face shield dari KAI.

"Bagi penumpang yang telah memiliki tiket dan belum rapid test tidak perlu khawatir ya. Kita sudah memberikan kemudahan untuk menyediakan pelayanan rapid test dengan harga terjangkau, Rp 85 ribu," kata Aida.

Tempat rapid test tersebar di Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, dan di Lubuklinggau. Penumpang yang bakal bepergian diminta datang lebih awal, yakni 60 menit sebelum keberangkatan.

Aida menyebut pihaknya bakal membatasi jumlah penumpang. Termasuk, mengatur tempat duduk berdasarkan pemesanan tiket keberangkatan guna mencegah terjadi penyebaran.

"Okupansi penumpang dibatasi menjadi 70 persen dari tiket yang dijual. Penempatan tempat duduk diatur berdasarkan sistem dalam pemesanan tiket serta berlaku jaga jarak," ucap Aida.

(ras/haf)