Round-Up

Nekat Panti Pijat di Jakut Layani Esek-esek di Masa PSBB Ketat

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 07:41 WIB
Polisi tangkap penyedia panti pijat plus-plus di Jakut
Polisi tangkap penyedia panti pijat plus-plus di Jakut. (Luqman Nurhadi)

Selain menangkap 3 tersangka, polisi juga mengamankan 9 orang terapis dan 9 lainnya yang membantu kegiatan tersebut. Para terapis tersebut dibawa ke panti sosial di Kedoya, Jakarta Barat untuk diberikan pembinaan.

"Terkait khusus untuk terapis sebanyak sembilan orang ini sudah kita lakukan proses melalui Kasudin Sosial Jakut, sudah dicek bahwa sembilan orang ini, setelah didalami, terbukti PSK," kata Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Utara, Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara, Selasa (22/9/2020).

Sebanyak sembilan terapis ini selanjutnya dibawa ke panti sosial khusus perempuan di kawasan Kedoya, Jakarta Barat. Mereka akan dibina kurang-lebih 6 bulan sampai setahun.

"Sudah dilakukan rapid test, karena akan segera kita langsung bawa ke Panti Kedoya khusus untuk perempuan. Mungkin akan menjalani pembinaan selama 6 bulan sampai 1 tahun," ujar Ali.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 2.750.000, 1 buah unit handphone, 4 struk pembayaran, 2 lembar laporan harian, 1 alat kontrasepsi bekas dalam bentuk kondom, 1 mesin gesek, 1 seprai warna cokelat, 1 handuk warna cokelat, 1 buah celana pendek warna hitam, 1 buah bra wanita hitam milik Saudari MR, dan uang tunai Rp 300 ribu milik Saudari MR.

Saat ini ketiga tersangka diamankan di Polres Jakarta Utara. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 296 KUHP juncto Pasal 506 KUHP dengan ancaman pidana selama 1 tahun 4 bulan.

Halaman

(mei/mei)