Jokowi: 75 Tahun PBB, Dunia yang Kita Impikan Belum Tercapai

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 07:38 WIB
Presiden Jokowi saat berpidato di Sidang Umum PBB
Pidato perdana Presiden Jokowi di Sidang Umum PBB (Foto: Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal perdamaian dunia dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum (SMU) ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Jokowi menilai perdamaian dunia yang selama ini diimpikan belum tercapai.

Jokowi mengatakan dibentuknya PBB 75 tahun yang lalu untuk mencegah agar Perang Dunia II tidak terulang. PBB, kata Jokowi, dibentuk agar dunia bisa lebih damai dan sejahtera.

"75 tahun yang lalu PBB dibnetuk agar dunia bisa lebih damai, stabil, dan sejahtera, Karana perang tidak akan menguntungkan siapapun, tidak ada artinya sebuah kemenangan dirayakan di tengah kehancuran. Tidak ada artinya menjadi kekuatan ekonomi terbesar di tengah dunia yang tenggelam," kata Jokowi saat berpidato di Sidang Umum PBB yang juga disiarkan langsung YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/9/2020).

Jokowi berpidato dalam Bahasa Indonesia. Namun, Jokowi beberapa kali menggunakan bahasa Inggris di sela-sela pidatonya

Jokowi lalu menyatakan jika perdamaian dunia saat ini belum tercapai. Menurutnya, masih banyak konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia.

"Di usia PBB yang ke-75 ini, kita patut bertanya, apakah dunia yang kita impikan tersebut sudah tercapai? Saya kira jawaban kita sama, belum. Konflik masih terjadi di berbagai belahan dunia," ujar Jokowi.

"Kemiskinan dan bahkan kelaparan masih terus dirasakan. Prinsip-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional kerap tidak diindahkan, termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah. Kita semua prihatin melihat situasi ini," imbuhnya.

Jokowi juga menyinggung soal pandemi virus Corona (COVID-19). Jokowi menekankan pentingnya kerja sama antarnegara dalam menghadapi pandemi yang terjadi di seluruh dunia.

"Keprihatinan kita menjadi semakin besar di saat pandemi COVID-19 ini. Di saat seharusnya kita semua bersatu padu, bekerja sama melawan pandemic, yang justru kita lihat adalah masih terjadinya perpecahan dan rivalitas yang semakin mengancam. Padalah kita seharusnya bersatu padu, selalu menggunakan pendekatan win-win kepada hubungan antarnegara yang saling menguntungkan," tandasnya.

Tonton video pidato Presiden Joko Widodo di Sidang Majelis Umum ke-75 PBB di sini:

[Gambas:Video 20detik]



(azr/imk)