Kompolnas soal Oknum Polisi Cabuli ABG di Pontianak: Sangat Memalukan!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 22 Sep 2020 06:26 WIB
Poengky Indarti
Foto: Poengky Indarti (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengatakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas) terhadap anak perempuan di Pontianak adalah peristiwa yang memalukan. Kompolnas menegaskan pelaku bisa disanksi pemecatan secara tidak hormat sebagai anggota kepolisian.

"Tindakan Brigadir DY yang diduga melakukan perkosaan pada anak di bawah umur merupakan tindak kejahatan dan yang sangat memalukan institusi," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti saat dihubungi, Senin (21/9/2020).

Poengky kemudian mengapresiasi Polresta Pontianak yang segera mengusut kasus ini. Dia menegaskan dalam UU perlindungan anak setiap orang dilarang untuk melakukan kekerasan seksual kepada anak.

"Penanganan Polresta Pontianak yang segera melakukan lidik sidik dan menjadikan DY sebagai tersangka melanggar pasal 76D jo pasal 81 ayat (2) UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sudah tepat. 'Bunyinya setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau orang lain," katanya.

Pelaku, menurut Poengky harus dihukum maksimal. Dia menegaskan bahwa tugas kepolisian adalah mengayomi masyarakat, bukan melakukan kekerasan.

"Saya berharap tersangka nantinya divonis hukuman maksimal dari Majelis Hakim, mengingat pelaku sebagai anggota Polri seharusnya menjaga sikapnya serta melaksanakan tugasnya melindungi, mengayomi, melayani masyarakat dan menegakkan hukum, bukannya malah menyalahgunakan kewenangannya melakukan kejahatan pada seorang anak dan menghancurkan masa depannya," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2