Pemprov DKI Klaim Ada Penurunan Volume Kendaraan Selama PSBB Diperketat

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 12:41 WIB
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (Dwi Andayani/detikcom)
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo mengklaim terjadi penurunan volume kendaraan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kembali diperketat sejak 14 September. Tak hanya itu, Syafrin juga menyebut penumpang angkutan umum berkurang.

"Berdasarkan hasil pemantauan, situasi lalu lintas di Jakarta relatif lancar selama pelaksanaan PSBB, terjadi penurunan volume lalu lintas antara 5,23%-19,28% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB Masa Transisi," kata Syafrin dalam keterangannya, Senin (21/9/2020).

Selama masa PSBB, angkutan umum hanya diperbolehkan mengangkut penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas sehingga, menurut Syafrin, ada penurunan pengguna transportasi umum perkotaan.

"Terjadi penurunan rata-rata jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan sebesar 22,83% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB masa transisi," kata Syafrin.

Tak hanya angkutan perkotaan, transportasi antarprovinsi, seperti bus antarkota antarprovinsi (AKAP) juga mengalami penurunan penumpang. Angka penurunan penumpang disebut lebih dari 40 persen.

"Sedangkan angkutan AKAP mengalami penurunan sebesar 43,85% dibandingkan saat pemberlakuan PSBB masa transisi," ucap Syafrin.

(aik/eva)