Satgas Ungkap Kasus Kematian Corona Laki-laki Lebih Tinggi dari Perempuan

Tiara Aliya - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 20:13 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Wiku Adisasmito (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa rasio kasus kematian akibat virus Corona (COVID-19) laki-laki lebih besar dibandingkan perempuan. Fenomena ini bisa terlihat dari kasus kematian di Jawa Barat dan Sumatera Utara.

"Dan kalau kita masuk kabupaten kota itu ada di portal covid19.id itu ada beberapa daerah termasuk Jabar yang kasus meninggalnya justru banyak sangat tinggi pada laki-laki. Begitu juga dengan Sumatera Utara. Jadi kita harus menanganinya per daerah data ini menjadi alat navigasi dari daerah. Semua data yang masuk adalah data dari daerah yang masuk pada kemkes kemudian diolah di Satgas," kata Wiku saat menjadi pembicara di dalam Webinar Nasional Seri 2 Kelompok Studi Demokrasi Indonesia Strategi Menurunkan COVID-19, Menaikkan Ekonomi secara daring pada Minggu(20/9/2020).

Wiku menjelaskan kasus konfirmasi positif virus Corona (COVID-19) memang ditemukan pada laki-laki maupun perempuan. Tetapi, di Indonesia sendiri tingkat kematian COVID-19 tetap didominasi oleh laki-laki.

"Dan kalau kita lihat dari distribusi kasusnya relatif sama pria wanita dari yang positif dirawat sembuh tapi giliran kasus meninggalnya rupanya laki-laki lebih besar," jelasnya.

Sedangkan, apabila dilihat dari kelompok umur justru kasus meninggal banyak ditemukan pada kelompok usia di atas 45 tahun yang mencapai 80 persen. Sedangkan, lanjut Wiku, virus Corona terbanyak ditularkan dari kelompok usia produktif.

"Dan kalau kita lihat dari kelompok umum terlihat usia produktif sangat tinggi penularannya dalam konteks nya positif dirawat kemudian juga kemungkinan sembuh tapi giliran meninggal kasusnya justru di usia-usia di atas 45 tahun dan ini totalnya hampir 80 persen. Inilah yang makanya kita harus hati-hati orang usia lanjut yaitu kelompok beresiko orang usia lanjut dan penyakit penyerta," ungkapnya.

Per Minggu (20/9) terjadi penambahan kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 3.989. Total kasus konfirmasi positif COVID-19 kini mencapai 244.976 orang. Rinciannya, 9.553 meninggal dunia dan 177.327 orang dinyatakan sembuh.

Tonton juga 'Satgas Covid-19: Angka Kematian di RI Lebih Tinggi dari Global':

[Gambas:Video 20detik]

(knv/knv)