Round-Up

Sekelumit Kisah Fajri Pemutilasi: Diusir dari Rumah, Dikejar Penagih Utang

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 20 Sep 2020 07:00 WIB
Polisi telah menangkap dua pelaku mutilasi di Apartemen Kalibata City. Keduanya adalah Djumadil Al Fajri dan Laeli Atik Supriyatin yang merupakan pasangan kekasih.
Pemutilasi di Kalibata CityFoto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Djumadil Al Fajri (26), tersangka kasus mutilasi Rinaldi Harley Wismanu (32) memiliki sekelumit persoalan di kehidupannya sehari-hari. Selain kisah asmaranya dengan Laeli Atik Supriyatin (27), yang juga tersangka di kasus mutilasi, Fajri memiliki sejumlah persoalan ekonomi.

Fajri diketahui beralamat di RT 02 RW 12 Kebagusan Kecil, Pasar Minggu, Jaksel. Ketua RT setempat, Amrullah menyebut, Fajri sudah lama tak pulang ke rumah yang ditempati oleh kakek-neneknya.

Namun sekitar 2 bulan yang lalu, Fajri datang dan membawa kekasihnya, Laeli. Padahal, Fajri diketahui warga belum menikah lagi setelah bercerai dari istrinya.

"Dua bulan terakhir itu ada itu, ada dengan perempuan yang itu, dia dibawa ke situ, ke rumah kakeknya. Kan sempat kasak-kusuk di lingkungan, Fajri kok itu bukan bininya, karena kan itu ceweknya, itu bukan istrinya. Tetangga kan tahunya Bunga. Jadilah laporan ke saya," kata Amrullah saat ditemui detikcom di rumahnya, Jumat (18/9/2020) malam.

Warga sedikit terusik lantaran Fajri menginapkan Laeli di rumah tersebut. Amrullah pun mengaku sempat meminta sejoli itu pergi dari lingkungannya karena tak bisa membuktikan bahwa mereka sepasang suami-istri.

"Untuk sekarang silakan tinggalkan kampung saya. Kita bukannya ngusir ya, saya bilang gitu. Nanti, kalau sudah menikah secara agamalah, ada surat, tanda tangan, sertifikatnya, saya cek ya, monggo silakan dibawa pulang," lanjutnya.

Tidak hanya itu, Fajri juga diketahui memiliki persoalan ekonomi. Ketua RT menyebut, Fajri sering dicari-cari orang yang menagih utang hingga leasing karena masalah tunggakan motor.

"Sempat ada leasing datang kemarin. Ada sempat leasing konfirmasi '(mau ke) Fajri, mau ambil motor Pak tapi motornya di Tanggerang'," ungkap Amrullah.
"Saya bilang 'oh iya benar ini warga saya, tapi saya sarankan ya Mas jangan di-acc' karena kan saya tahu latarnya. Sebelumnya banyak orang yang nyariin masalah utang piutang nggak beres gitu, maksudnya banyak yang nagih lah," imbuhnya.

Tonton juga 'Drama Penangkapan Pemutilasi Rinaldi: Kejebak di Rumah Tetangga':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2