Jenazah TNI Yang Gugur Ditembak KKB di Papua Tiba di Kampung Halaman

Hasrul Nawir - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 21:50 WIB
Jenazah Serka Sahlan, korban serangan KKB, tiba di rumah duka, Pinrang, Sulsel
Foto: Jenazah Serka Sahlan, korban serangan KKB, tiba di rumah duka, Pinrang, Sulsel (dok. istimewa)
Pinrang -

Jenazah anggota TNI yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata(KKB) di Intan Jaya, Papua, Serka Sahlan (45) tiba di kampung halamannya, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Jenazah tiba sekitar pukul 19.20 WITA.

"Setelah diantar ke kediaman istri almarhum, besok siang akan dimakamkan di tempat pemakaman pahlawan," kata Dandim 1404/Pinrang, Letkol Inf M Wahyudi kepada wartawan, Jumat (18/9/2020).

Sebelum diantarkan ke kediaman istri almarhum, jenazah Serka Sahlan dibawa ke Makodim 1404/Pinrang untuk menerima penghormatan terakhir atas jasanya. Upacara penghormatan digelar secara singkat.

Mobil pembawa jenazah hanya masuk ke Makodim dan melewati para personil TNI yang telah berjejer sambil sikap hormat. Kemudian mobil jenazah bergegas menuju rumah duka di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.

Tangis histeris istri dan 4 anak korban pecah saat jenazah tiba di rumah duka. Wahyudi menuturkan jenazah Serka Sahlan akan dimakamkan besok Sabtu (19/9) siang.

Kakak almarhum, Sudirman mengenang sosok Serka Sahlan sebagai pribadi baik dan penyayang. "Dia saudara saya yang baik. Saat pergi dia hanya bilang saya ada tugas di sana," ucap Sudirman.

"Dia rencananya mau membelikan anaknya sepeda dan motor," kenang Sudirman.

Diketahui, KKB kembali melancarkan aksi teror di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Insiden itu terjadi pada Kamis (17/9) siang. Seorang tukang ojek, Badawi (49), dibacok menggunakan parang.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel CzI IGN Suriastawa mengatakan lengan kiri korban putus akibat pembacokan itu. Karena pendarahan hebat, korban meninggal dunia.

Siang harinya di hari yang sama Kamis (17/9), sekitar pukul 14.20 WIT, KKB kembali berulah dengan menghadang Babinsa yang sedang dalam perjalanan membawa logistik. KKB menembak salah seorang Babinsa atas nama Serka Sahlan hingga tewas.

Diketahui, Polda Papua mencatat telah terjadi 46 kasus kekerasan yang dilakukan oleh KKB pada 2020. Dari kasus kekerasan itu, korban meninggal dunia sebanyak 9 orang, yakni 5 orang warga sipil, 2 anggota TNI, dan 2 anggota Polri. Korban yang mengalami luka-luka sebanyak 23 orang, yakni 10 orang warga sipil, 7 anggota TNI, dan 6 anggota Polri.

(aud/aud)