Begini Cara Pemerintah Cegah Penyebaran Corona di Bali Saat Wisata Dibuka

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 19:36 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Achmad Dwi Afriyadi/detikFinance)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Pemprov Bali mengurangi jumlah turis yang masuk ke daerahnya demi mencegah penularan virus Corona (COVID-19). Pengurangan jumlah turis yang diterima ini dilakukan selama dua pekan.

"Sekarang di Bali itu acara-acara keagamaan dikurangin. Sesajen itu sementara dikurangin, kemudian perkantoran dia (Pemprov Bali) juga kurangin. Dengan begitu, saya pikir turis pun mereka (Pemprov Bali) sementara selama dua minggu ini agak mereka kurangin," kata Luhut dalam konferensi pers Penanganan COVID-19 di 8 Provinsi di Indonesia yang disiarkan di YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI pada Jumat (18/9/2020).

Luhut menekankan Bali tak menutup diri dari turis secara total saat ini. Luhut menuturkan, dengan tak ditutup totalnya Bali dari wisatawan, diharapkan perekonomian di Pulau Dewata masih bergerak.

"Tidak ditutup seperti yang lalu, total, sehingga ekonomi masih bergerak," ucap Luhut.

Luhut mengaku baru saja berbicara lewat sambungan telepon dengan Gubernur Bali I Wayan Koster dan Luhut menerima laporan setiap pelancong yang masuk wilayah Bali melalui jalur darat diharuskan menjalani rapid test dengan antigen buatan lokal. Hal tersebut dipercaya dapat mengurangi risiko penularan virus Corona.

"Saya pikir kita juga tidak pengin buka turis Bali itu langsung tanpa batas. Tadi saya barusan teleponan dengan Gubernur Bali, jadi memang kita akan batasi. Misalnya dari Jakarta, sekarang mobil-mobil yang masuk itu harus dapat rapid test antigen buatan dalam negeri, sehingga industri itu jalan juga. Jadi kalau itu kita jalankan, saya pikir akan juga mengurangi penyebaran itu," jelas Luhut.

Luhut lalu menerangkan fasilitas kesehatan di Bali telah diperbaiki, seperti ruang ICU. Luhut juga menyampaikan manajemen rumah sakit di Bali telah diperbaiki.

"Sementara itu, rumah sakit kita perbaikin, jadi seperti yang saya katakan tadi ICU diperbaikin sekarang sehingga lebih bagus. Kemudian manajemen rumah sakit diperbaikin sehingga kita berharap itu akan mengurangi tingkat kematian," tutur Luhut.

Dia menambahkan, Koster juga melaporkan soal adanya peningkatan tajam kasus sembuh di Bali. "Dan penyembuhan tadi baru dilaporkan oleh Gubernur sudah meningkat tajam sejak itu dilakukan," tandas Luhut.

(aud/imk)