Operasi Yustisi di Danau Sunter Jakut, 9 Pelanggar Sidang di Tempat

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 17:28 WIB
Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Pantau Operasi Yustisi (Arun-detikcom)
Foto: Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Pantau Operasi Yustisi (Arun-detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memantau operasi yustisi dan sidang tindak pidana ringan (tipiring) di kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara. Ada 9 pelanggar yang terjaring karena tidak mematuhi protokol COVID-19.

"Dari 9 orang, 4 orang memilih denda, 5 orang sanksi sosial berupa bersih-bersih di beberapa lokasi di Danau Sunter," kata Nana di Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2020).

Nana mengatakan, aparat menindak warga yang melanggar protokol COVID-19 sesuai aturan yang ada. Hakim di lokasi nantinya yang akan menentukan sanksi yang diterima oleh pelanggar.

"Kita tetap mendasari pada Pergub 79/2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap protokol COVID-19. Kita ketahui di peraturan denda Rp 250 ribu, tapi ada hakim sebagai fasilitator sehingga tidak sampai Rp 250 ribu, ada yang Rp 50 ribu, Rp 100 ribu," jelas Nana.

Nana berharap, adanya operasi yustisi bisa semakin membuat masyarakat disiplin menjalankan protokol COVID-19. Operasi yustisi ini, kata Nana, diharapkan ikut memutus penyebaran Corona.

"Tujuan lain adalah dalam rangka lebih meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat akan bahaya COVID-19. Kita tahu lawan yang kita hadapi tidak kelihatan tapi ganas," ujar Nana.

"Harapan kita, imbauan kepada masyarakat, jadi semuanya operasi yustisi adalah untuk masyarakat. Jangan sampai banyak masyarakat serius ingin pandemi COVID-19 cepat selesai tapi banyak masyarakat yang masih mengabaikan. Masih banyak OTG-OTG yang berkeliaran. Saya minta patuhi betul peraturan khususnya dalam kita menjalankan 3M," tambahnya.

Diberitakan, operasi yustisi yang digelar Polda Metro Jaya bersama jajaran TNI dan Satpol PP DKI Jarta sudah memasuki hari keempat. Selama 4 hari operasi yustisi itu, sudah ada 22.801 pelanggar protokol kesehatan yang ditindak di DKI Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

"Laporan hasil akumulatif operasi yustisi Polda Metro Jaya dan jajaran tanggal 14-17 September 2020, total sanksi berjumlah 22.801 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (18/9).

(zap/zap)