2 Tenaga Medis di RSUD Aw Sjahranie Samarinda Meninggal Akibat Corona

Suriyatman - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 14:25 WIB
Poster
Foto Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Samarinda -

Kabar duka kembali menyelimuti Kota Samarinda. Dua tenaga medis RSUD Aw Sjahranie, Samarinda, gugur akibat terpapar virus Corona (COVID-19).

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, direktur dan segenap civitas hospitalia RSUD AWS turut berdukacita atas berpulangnya salah satu tenaga kesehatan kami pada hari ini, Jumat, tanggal 18 September 2020, pukul 10.00 Wita," kata Direktur RSUD Aw Sjahranie, dr David Hariadi Masjhoer, dalam siaran pers, Jumat (18/9/2020).

David mengatakan keluarga besar RSUD AWS sangat kehilangan atas kepergian almarhum. Keluarga besar RSUD mendoakan semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan kesabaran.

Sementara itu, pada Kamis (17/9) kemarin juga ada perawat senior di RSUD AWS meninggal karena terpapar Corona. Perawat senior itu meninggal pada Kamis (17/9) pukul 15.30 Wita.

"Almarhum semasa hidupnya telah memberikan kontribusi dan pengabdian yang besar di dunia kesehatan utamanya di RSUD AWS, beliau juga dikenal sebagai pribadi yang baik, ramah dan peduli kepada sesama serta sering melatih nakes dan awam untuk penanganan kegawatdaruratan termasuk kepada calon Tenaga kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Provinsi Kaltim," kata David.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kosasi, mengatakan banyak tenaga medis di Samarinda yang dinyatakan positif Corona. Namun, dia tidak menjelaskan rinci jumlahnya.

"Banyak itu tapi jumlahnya saya tidak tahu pasti jumlahnya. Sementara yang meninggal hingga saat ini berjumlah 4 orang," kata Ismed saat dihubungi terpisah.

(zap/zap)