ICN Catat Ribuan Perawat di Dunia Meninggal Akibat Terpapar COVID-19

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 01:56 WIB
Ratusan tenaga medis gugur akibat pandemi COVID-19. Pembatasan jam kerja nakes pun dinilai dapat menjadi upaya untuk melindungi tenaga medis dari virus Corona.
Ilustrasi tenaga kesehatan (Foto: Antara Foto/RENO ESNIR.)
Jakarta -

Lebih dari seribu perawat diketahui telah meninggal di seluruh dunia karena terpapar COVID-19. Dewan Perawat Internasional mengatakan angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.

Dilansir dari AFP, Kamis (17/9/2020), Dewan Perawat Internasional atau International Council of Nurses (ICN) menganggap situasi itu "bencana" dan mengecam pemerintah karena tidak berbuat cukup banyak untuk melindungi petugas kesehatan garis depan selama pandemi virus Corona.

Federasi yang berbasis di Jenewa menyatukan lebih dari 130 asosiasi perawat nasional (NNA), mewakili lebih dari 20 juta perawat di seluruh dunia.

Sebuah survei ICN menemukan bahwa di negara-negara di mana data terpisah untuk perawat tersedia, lebih dari 1.000 orang meninggal karena penyakit pernapasan.

"Pada 14 Agustus, jumlah kumulatif kematian akibat COVID-19 yang dilaporkan pada perawat di 44 negara adalah 1.097," kata ICN dalam sebuah laporan.

"Karena kumpulan data kami hanya mencakup 44 negara dengan kematian perawat yang tercatat, ICN yakin jumlah tersebut secara signifikan meremehkan situasi," lanjutnya.

Laporan ICN mengatakan masih belum ada catatan sistematis global tentang jumlah perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang tertular atau meninggal akibat penyakit tersebut.

(eva/eva)