Polisi Sebut Ada Kejanggalan Terkait Kematian Briptu Andry di Jaktim

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 17:32 WIB
Polisi olah TKP di lokasi Briptu Andry tewas
Ditlantas Polda Metro olah TKP di lokasi Briptu Andry tewas. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Polisi melakukan olah TKP di lokasi Briptu Andry Budi Wibowo (29) ditemukan tewas, di Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Polisi menyebut ada kejanggalan terkait kematian Briptu Andry tersebut.

"Jadi saya ngecek ke TKP, apakah ini laka lantas, apakah ini penganiayaan, atau ini pembunuhan. Makanya untuk memastikan itu saya ke TKP dan dari hasil olah TKP, memang ada beberapa fakta-fakta yang cukup janggal," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo di Jalan Sapi Perah, Pondok Ranggon, Jaktim, Kamis (17/9/2020).

Sambodo mengungkapkan, kejanggalan itu terkait posisi korban dengan motornya yang ditemukan cukup berjauhan sekitar 200 meter.

"Ya kan saya belum menyatakan bahwa ini bukan laka lantas. Tetapi karena itu hasil penyelidikan dari reserse. Tapi kan dari kejanggalannya dari jarak ditemukannya motor ya, dengan jarak ditemukannya korban kan cukup jauh," lanjutnya.

Saat olah TKP, Sambodo sempat mengambil satu benda di pinggir jalan. Namun Sambodo tidak menjelaskan benda apa yang diamankan di lokasi tersebut.

"Belum tahu, belum tahu," katanya.

Polres Metro Jakarta Timur masih menyelidiki kematian Briptu Andry tersebut. Pihak kepolisian pun masih mencari tahu penyebab kematian korban.

Korban ditemukan pada pukul 05.00 WIB pagi tadi. Saat ditemukan, korban dalam kondisi berlumuran darah dan pakaiannya koyak.

Menurut keluarga, korban pamit keluar rumah sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Motor korban sendiri ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi korban ditemukan.

(mei/mei)