Ditlantas Polda Metro Olah TKP di Lokasi Bripda Andry Tewas di Jaktim

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 16:59 WIB
Polisi olah TKP di lokasi Briptu Andry tewas
Polisi melakukan olah TKP di lokasi Briptu Andry tewas. (Sachril Agustin/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi tewasnya Briptu Andry Budi Wibowo di Pondok Ranggon, Jaktim. Olah TKP dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban apakah sebuah kecelakaan lalu lintas atau lainnya.

Pantauan detikcom, Kamis (17/9/2020), Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo bersama jajarannya datang ke TKP, sekitar pukul 15.55 WIB. Sambodo pun tampak melihat-lihat sekitar TKP di Jalan Sapi Perah.

Beberapa polisi tampak memberi penjelasan kepada Sambodo. Setelah itu, Sambodo mengambil satu benda di pinggir jalan.

Tidak diketahui benda apa yang diambilnya. Dia lalu membuka handphone dan tampak mencocokkan benda tersebut.

Lalu lintas pun tampak sedikit tersendat. Olah TKP berlangsung hanya sebentar. Sekitar pukul 16.11 WIB, Sambodo beserta jajarannya pergi meninggalkan lokasi.

Seperti diketahui, Briptu Andry ditemukan tewas bersimbah darah pagi tadi. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban.

Ada saksi yang mengungkap bahwa korban mengalami luka terkelupas seperti terseret. Hingga saat ini polisi masih menyelidiki kematian Briptu Andry tersebut.

Sepupu korban, Mega Putri Maharani (21), menceritakan Andry sempat pulang ke rumah dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Tak lama, dia pergi keluar sekitar pukul 02.30 WIB.

Putri tidak mengetahui ke mana saudaranya itu pergi. Namun, sebelum saudaranya itu pergi, ada sebuah mobil mencurigakan di depan rumahnya.

"Terus udah gitu, dia bilang di depan ada mobil, gitu kan. Dia bilang hati-hati, takutnya rampok apa gimana. Terus telepon lagi jam 03.00 WIB, 'Mah, di rumah masih ada mobil?'. Terus dilihat, masih. 'Oh ya sudah, hati-hati'. Sudah itu terakhir komunikasi itu aja (dengan korban)," kata Putri di rumah duka, Pondok Ranggon, Jaktim, Kamis (17/9).

Keluarga baru mengetahui korban meninggal sekitar pukul 05.30 WIB. Keluarga pun mengecek informasi tersebut ke lokasi kejadian.

(mea/mea)