Kemenkes: Yang Berwenang Izinkan Konser Musik Kampanye Satgas Corona Daerah

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 19:56 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (dok. BNPB)
Achmad Yurianto (Dok. BNPB)
Jakarta -

Aturan dalam PKPU membolehkan digelarnya konser musik untuk kampanye Pilkada 2020 meski dengan dibatasi 100 orang. Kementerian Kesehatan (Kemkes) menegaskan yang berwenang mengizinkan gelaran konser musik untuk kampanye adalah Satgas Penanganan COVID-19 di daerah.

"Kan ada Gugus Tugas daerah kan. KPU itu tidak berwenang untuk mengizinkan, yang berwenang untuk mengizinkan itu Gugus Tugas, Satgas," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Yuri menyerahkan perizinan konser musik kampanye kepada Satgas di daerah. Jika masih ada yang melanggar, menurut Yuri, sanksi tegas bisa diberlakukan.

"Saya nggak tahu, Satgasnya yang mengizinkan nggak. Kalau tidak diizinkan, ya, tangkap aja. Nggak pakai masker aja ditangkap, apalagi konser. Pokoknya satu, semuanya harus mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Dalam PKPU diatur batas maksimal yang diperbolehkan menghadiri konser musik adalah 100 orang. Yuri mengatakan jika ada yang melanggar ketentuan pembatasan itu bisa dikenai hukuman.

"Kalau lebih (dari 100 orang), melanggar toh? Ya dihukum, gitu aja beres. Iya lah (ditindak saja)," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Satgas COVID-19 menyoroti dibolehkannya konser musik dalam kampanye Pilkada 2020. KPU menyebut tidak dapat mengubah aturan tersebut karena dibuat berlandaskan undang-undang.

"Semua itu bisa di PKPU karena memang ada ketentuan peraturan UU yang mengatur bagaimana proses-proses substansi dilakukan dalam pemilihan, tentu berdasarkan UU pemilihan. Bentuk-betuk kampanye juga sudah diatur di situ, tentu KPU tidak bisa mengubah dan meniadakannya," ujar komisioner KPU I Dewa Raka Sandi dalam acara 'Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 dalam Pemilihan Serentak 2020', Selasa (15/9).

Selanjutnya
Halaman
1 2