Satgas COVID Medan Harap Paslon Tak Gelar Konser di Kampanye: Risikonya Tinggi

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 19:05 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
Medan -

Satgas COVID-19 Kota Medan, Sumatera Utara, menyarankan agar pasangan calon (paslon) tidak menggelar konser kampanye di Pilkada 2020. Satgas mengingatkan akan risiko penularan Corona di kerumunan.

"Kalau memang semua betul-betul bisa mengerahkan disiplinnya dengan baik, tidak waktunya lama, jaga jarak, masker betul-betul, ya kan. Terus tidak saling bersalaman atau gimana, kalaupun mau nyanyi, saya rasa tak usah nyanyilah, ya bolehlah yang lain, kek," kata jubir Satgas COVID-19 Medan Mardohar Tambunan saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (16/9/2020).

Mardohar menyebutkan pelaksanaan tahapan pilkada harus mengikuti protokol kesehatan. Dia mengatakan Satgas akan melakukan pengawasan.

"Kita oke. Dengan catatan disiplin dan betul-betul memang harus diawasi. Artinya, tim gugus harus tetap mengawasinya dengan cermat. Itu yang penting," ujar Mardohar.

Selain itu, Mardohar juga menyinggung risiko jika konser kampanye dilakukan. Mardohar mengaku risikonya adalah penularan Corona tinggi di tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, seperti konser.

"Yang kedua, risikonya saya rasa nggak usah lagi dibilang. Itu yang penting. Karena itu, pun selesaikan masalah kesehatan tak selesai ekonomi. Diselesaikan ekonomi tak selesai masalah kesehatan. Jadi gitu saja. Kalau memang mau rame, risikonya makin rame, makin tinggi risiko," sebut Mardohar.

Simak video 'KPU Izinkan Konser Musik di Pilkada, Komisi IX: Massa Harus Dikontrol':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)