Dianiaya Keluarga Jenazah Corona, Satgas COVID di Palopo Lapor Polisi

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 16 Sep 2020 14:16 WIB
Poster
Foto ilustrasi pemakaman jenazah Corona: Edi Wahyono
Makassar -

Sejumlah petugas Satgas Corona di Palopo, Sulawesi Selatan, dianiaya keluarga jenazah COVID-19. Penganiayaan terjadi karena terduga pelaku tidak terima jika jenazah yang merupakan keluarganya itu dimakamkan dengan prosedur COVID-19.

"Ada laporan korban, inisial M (42)," kata Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Andi Aris Abu Bakar kepada detikcom, Rabu (16/9/2020).

AKP Aris mengatakan, M dan sejumlah rekannya awalnya datang ke rumah duka dengan maksud mengambil jenazah yang positif COVID-19 di Kelurahan Ponjalae, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sabtu (12/9). Saat datang, M dan sejumlah rekannya menjadi bulan-bulanan keluarga jenazah.

"Dari pihak keluarga almarhum tidak menerima kalau mau dimakamkan dengan prosedur COVID, padahal statusnya positif," katanya.

Namun AKP Aris mengatakan pihaknya sudah memulai penyelidikan laporan penganiayaan ini. Sejumlah oknum keluarga akan dipanggil. Aris juga mengatakan pihaknya tidak langsung melakukan penangkapan karena masih dalam suasana duka

"Cuma kita langsung melakukan penangkapan tidak serta merta, soalnya orang berduka. Kira-kira dampaknya bagaimana kalau langsung melakukan penangkapan, itu beresiko," kata AKP Aris.

Aris sendiri menyebut insiden yang dialami korban terbilang penganiayaan ringan. Korban tak mengalami luka serius seperti memicu cacat permanen.

"Tetapi tetap kita prosedural, akan melakukan pemanggilan, melakukan pemeriksaan," beber Aris.

(zap/zap)