Bupati Sergai Soekirman Positif Corona

Ahmad Arfah - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 13:50 WIB
Bupati Sergai, Soekirman (dok. Istimewa)
Bupati Sergai, Soekirman (dok. Istimewa)
Serdang Bedagai -

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Soekirman positif terinfeksi virus Corona atau COVID-19. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil tes swab terhadap Soekirman.

"Kondisi kesehatan saya dalam keadaan baik. Inilah yang disebut dengan posisi saya OTG, orang tanpa gejala. Sampai dengan kemarin suhu badan saya tetap 36,4 dan tidak ada gejala demam, batuk, maupun flu. Tetapi hasil laboratorium swab PCR ternyata disimpulkan terinfeksi COVID-19 positif," kata Soekirman, Selasa (15/9/2020).

Dia mengingatkan warga Sergai mematuhi protokol kesehatan, seperti penggunaan masker dan rajin mencuci tangan. Soekirman mengingatkan warga waspada terhadap orang-orang di sekitarnya demi mencegah penyebaran virus Corona semakin luas.

"Dalam situasi seperti ini, di mana-mana zona merah. Lebih bagus kita beranggapan semua orang yang dekat dengan kita itu mereka positif COVID sehingga kita hati-hati dan waspada. Demikian juga halnya kita kepada pihak lain," tuturnya.

Soekirman saat ini sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit. Dia berharap segera pulih dan bisa beraktivitas seperti biasa.

"Mohon doa agar saya segera sembuh," ucapnya.

Soekirman merupakan Bupati Sergai petahana yang kembali maju di Pilkada 2020. Pendaftaran Soekirman sempat ditolak pada Jumat (4/9) oleh KPU Sergai gara-gara polemik rekomendasi PAN.

Setelah DPP PAN turun tangan dan membatalkan dukungan ke Wabup Sergai Darma Wijaya (Wiwik), berkas pendaftaran Soekirman diterima KPU Sergai. Pendaftaran Soekirman ke KPU Sergai tersebut dilakukan dalam masa perpanjangan masa pendaftaran, Sabtu (12/9).

"Hasilnya diterima. Jadi yang datang dari DPP itu Fikri Yasin, Wasekjen DPP PAN, sama Rizki Aljupri, Wakil Bendahara PAN. Mereka yang mengajukan peralihan, pembatalan itu ke koalisinya Darma Wijaya. Berita acara mereka yang teken semuanya," kata Erdian, Sabtu (12/9/).

Dia mengatakan pembatalan dukungan PAN itu dilakukan berdasarkan surat KPU RI Nomor 758/PL.02.2-SD/06/KPU/IX/2020 tentang penjelasan ketentuan Pasal 102 ayat (1) huruf b PKPU Nomor 3/2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Dalam surat itu, kata Erdian, partai politik bisa membatalkan dukungan dan mengalihkan dukungan ke pasangan lain dalam masa perpanjangan pendaftaran bakal calon.

Soekirman maju di Pilkada Sergai bersama Tengku Ryan, yang merupakan putra mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi. Mereka diusung NasDem, PAN, dan PKS.

Soekirman-Ryan bakal menghadapi Wiwik, yang menggandeng putra Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Adlin Tambunan. Wiwik-Adlin diusung PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, PPP, Hanura, dan Demokrat.

(haf/haf)