Syekh Ali Jaber Apresiasi Polda Lampung, Harap Kasus Diproses Tuntas

Ferdian Zikran - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 19:28 WIB
pencuri mobil syeikh ali jaber ditangkap
Syekh Ali Jaber (Foto: Mei Amelia/detikcom)
Jakarta -

Pendakwah Syekh Ali Jaber mengapresiasi kepolisian dan juga aparat TNI di Lampung. Dia berterima kasih atas pengawalan yang diberikan setelah terjadinya insiden penyerangan oleh seorang pria berinisial AA (24).

"Alhamdulillah saya mendapatkan juga perhatian pengawalan dari Kapolda Lampung, saya ucapkan ribuan terima kasih, Pak Kapolda Wakapolres, Wakapolsek kemudian semua aparat kepolisian yang begitu luar biasa memberikan perhatian dan ini yang terjadi menjadi pelajaran," kata Syekh Ali Jaber saat dihubungi detikcom, Senin (14/9/2020).

"Dan saya tidak lupa Dandim dan juga Kodim yang mereka juga ikut perhatian dan alhamdulillah mereka ikut kawal bahkan mereka hadir di acara yang tadi malam kemudian melanjutkan acara ramah tamah," sambungnya.

Dia juga berterima kasih atas perhatian pihak lain yang mendoakan dan memberi dukungan kepadanya. Syekh Ali Jaber menilai peristiwa penyerangan yang dialaminya sebagai bagian dari takdir Allah (qadarullah).

"Saya ucapkan semua kepada mereka semua terima kasih atas perhatian aparat keamanan kepolisian TNI, dan semua teman-teman para ulama para kiai, habaib, Forum Persatuan Islam yang ada di Lampung. Mereka semua mendapatkan respons dan memperhatikan dan mereka datang mendukung dan mendoakan belum lagi masyarakat yang begitu antusias sampai anak-anak pun ikut menangis karena kejadian ini. Dan saya hanya membalas banyak ribuan terima kasih," ungkapnya.

Hari ini, Syekh Ali Jaber kembali ke Jakarta dan akan bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud Md. Dia menyatakan tak menaruh dendam kepada pelaku. Bahkan dia mendoakan tindakan pelaku diampuni.

"Kalau saya secara pribadi nggak ada tuduhan apa-apa kepada beliau, bahkan saya doakan semoga Allah ampuni," ucapnya.

Dia berharap peristiwa ini tak terjadi atau dialami para pendakwah lainnya. Dia ingin panitia acara menggandeng aparat keamanan setiap menggelar acara. Syekh Ali Jaber telah melapor ke polisi dan berharap kasus ini diproses sampai tuntas.

"Saya melaporkan secara resmi ke kepolisian setempat, dan alhamdulillah ditanggapi dengan baik, dan diproses, dan saya harap ini diseriuskan, dan sungguh-sungguh diproses sampai tuntas," ujar dia.

Peristiwa penusukan itu terjadi pada Minggu (13/9) kemarin usai mengisi ceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung. Pelaku penusukan berisinial AA (24) ditangkap di lokasi kejadian setelah melakukan penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber.

Pelaku AA telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari ke depan untuk diperiksa lebih lanjut. Tersangka AA dijerat 2 pasal atas perbuatannya tersebut. Saat ini tersangka AA telah dibawa ke rumah sakit jiwa untuk diobservasi kejiwaannya.

"Yang bersangkutan juga telah ditersangkakan kasus penganiayaan berat dan membawa senjata tajam tanpa hak. Sesuai Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara 2 tahun dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat 12/1951 dengan ancaman pidana penjara 1 tahun," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, di kantornya, hari ini.

(jbr/knv)