Penusuk Syekh Ali Jaber Dijerat 2 Pasal, Ini Ancaman Hukumannya

Kadek Melda Luxiabna - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 18:09 WIB
Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber (Foto: Instagram)
Jakarta -

Polisi telah menetapkan AA sebagai tersangka kasus penusukan pendakwah Syekh Ali Jaber. Pelaku AA (24) disangkakan 2 pasal atas perbuatannya tersebut.

"Yang bersangkutan juga telah ditersangkakan kasus penganiayaan berat dan membawa senjata tajam tanpa hak. Sesuai Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara 2 tahun dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat 12/1951 dengan ancaman pidana penjara 1 tahun," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, di kantornya, Senin (14/9/2020).

Pasal 351 ayat (2) KUHP:
(2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Pasal 2 ayat (1) UU Darurat 12/1951:
(1) Barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperolehnya, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata pemukul, senjata penikam, atau senjata penusuk (slag-, steek-, of stootwapen), dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.

Tersangka AA saat ini telah ditahan selama 20 hari ke depan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, dia juga akan dibawa ke rumah sakit jiwa untuk diobservasi kejiwaannya.

"Kedua, membuat visum et repertum terhadap tersangka untuk dilakukan pemeriksaan secara medis terkait informasi gangguan kejiwaan ke RS Jiwa Kurungan Nyawa Bandar Lampung. Dan tentunya nanti Polri dilakukan menerima visum baik itu korban maupun tersangka tentunya nanti akan dilakukan pemeriksaan lanjut dokter," ujar Awi.

Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa sebanyak 8 saksi. Polisi juga telah melakukan visum terhadap Syekh Ali Jaber.

"Korban mengalami luka tusuk sedalam 4 cm, dan sudah dilakukan jahitan sebanyak 6 jahitan," ujarnya.

Polri menyatakan serius dalam menangani kasus ini. Mabes Polri mengirimkan tim berisi dokter dan psikiater dari Pusdokkes Polri untuk mem-back up penanganan kasus ini.

Syekh Ali Jaber ditusuk saat hendak berfoto bersama dengan jemaah pada Minggu (13/9) kemarin. Polisi menyebut pelaku tinggal tak jauh dari lokasi Syekh Ali Jaber ceramah.

Tonton video 'Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Ditetapkan Jadi Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/knv)