Kejagung: KPK Tidak Ambil Alih kasus Gratifikasi Jaksa Pinangki

Wilda Hayatin Nufu - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 21:30 WIB
Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah meninggalkan Gedung Merah Putih KPK,  Jakarta, Senin (7/9/2020). Febrie menyambangi KPK terkait penyidikan kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari. Belum diketahui materi pertemuan Febrie dengan pihak KPK.
Febrie Adriansyah (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan kasus gratifikasi yang menjerat jaksa Pinangki Sirna Malasari tidak diambil alih oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam hal ini, kasus yang masuk pusaran Djoko Tjandra tersebut masih tetap ditangani Kejagung.

"Tidak (dilimpahkan ke KPK)," kata Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saat ditanya apakah kasus Jaksa Pinangki akan diambil alih KPK, Jumat (11/9/2020).

Febrie menyebut, meskipun kasus ini tetap ditangani Kejagung, pihaknya masih membuka pintu bagi KPK jika ada perkembangan kasus yang terungkap pada persidangan nanti.

"Yang jelas kita terbuka, kita sampaikan bahwa ini kan tidak selesai di sini, di persidangan, nanti kita lihat ini keterangan Pinangki, Djoko Tjandra. Jika ada alat bukti yang terungkap di persidangan ya kan, melibatkan orang lain akan kita tindak lanjuti," kata Febrie.

Hal senada dilontarkan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Ali Mukartono mengatakan saat ini KPK tidak mengambil kewenangan untuk menangani kasus jaksa Pinangki. Dia menyebut kasus ini akan terus dikembangkan.

"Intinya, KPK punya kewenangan itu, tapi sampai saat ini belum atau tidak. Tapi nanti kalau ada pengembangan lain kita tunggu saja. Intinya, undang-undang memungkinkan," kata Ali di Kejagung RI.

Diketahui, KPK hari ini melakukan gelar perkara bersama Bareskrim Polri dan Kejagung. Gelar perkara dengan Bareskrim Polri dimulai pukul 09.00 WIB dan selesai sekitar pukul 11.30 WIB. Selanjutnya, KPK melakukan gelar perkara kasus Djoko Tjandra bersama Kejaksaan Agung.

Gelar perkara KPK dengan Kejagung dimulai pukul 13.30 WIB siang tadi. Kejagung pun hadir dalam gelar perkara ini.

(lir/lir)