Kejagung Buru Inisial DK yang Diduga Bantu Urus Fatwa MA Djoko Tjandra

Wilda Nufus - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 20:38 WIB
Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah meninggalkan Gedung Merah Putih KPK,  Jakarta, Senin (7/9/2020). Febrie menyambangi KPK terkait penyidikan kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari. Belum diketahui materi pertemuan Febrie dengan pihak KPK.
Foto: Dirdik Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah (Ari Saputra)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut siapa saja yang terlibat dalam pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra. Terbaru, Kejagung sedang mencari inisial DK yang diduga turut membantu jaksa Pinangki Sirna Malasari dan pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking memuluskan rencana fatwa MA itu.

"Yang lain tidak ada, baru DK yang sedang kita cari," kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah kepada wartawan di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jumat (11/9/2020).

Namun Febrie belum memerinci siapa sebenarnya 'DK'. Ia menyebut pihaknya saat ini sedang menelusuri infromasi itu.

"Nah justru kita cari siapa, belum dapat," kata Febrie.

Febrie menyebut pihaknya juga ingin mengonfirmasi suatu dokumen ke DK. Dokumen dimaksud terkait permohonan fatwa MA untuk Djoko Tjandra.

"Dokumen dia terkait tercantum di dokumen proposal fatwa MA, itu ada DK," ucap Febrie.

Selanjutnya
Halaman
1 2