PSBB Jakarta, Wakil Ketua MPR Minta Bantuan Segera Disalurkan

Inkana Putri - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 20:49 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat
Foto: Istimewa
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat. Terkait hal ini, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta pemerintah untuk segera merealisasikan program bantuan bagi masyarakat yang terdampak.

"Ekonomi rakyat yang sudah mulai bergerak di masa PSBB transisi lalu, sebisa mungkin tetap bisa bertahan karenanya harus bisa direalisasikan segera bantuan buat mereka," ujar Lestari dalam keterangannya, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, data masyarakat terdampak calon penerima bantuan seharusnya sudah diverifikasi dengan baik. Sehingga saat PSBB berlaku, masyarakat terdampak seperti pedagang kaki lima, pemilik warung makan dan sejumlah pelaku UMKM lainnya sudah bisa menikmati bantuan tersebut.

Wanita yang akrab disapa Rerie ini juga menambahkan kebijakan PSBB ketat yang mulai berlaku pada Senin (14/9) merupakan kebijakan yang sulit, namun harus diambil mengingat jumlah kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta terus meningkat. Ia menjelaskan kebijakan ini seharusnya jangan diganggu dengan pernyataan pro dan kontra yang diperdebatkan oleh para pejabat.

"Saya kira perdebatan tentang kebijakan itu seharusnya sebelum kebijakan itu diumumkan ya. Jadi setelah kebijakan diumumkan, semua pihak mendukung dan bila ada kekurangan bisa sumbang saran solusinya," paparnya.

Di tengah kondisi penanganan pengendalian COVID-19 yang krusial ini, Legislator Partai NasDem ini mengatakan yang dibutuhkan adalah soliditas antara Pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi pandemi, bukan perdebatan yang membingungkan masyarakat.

Oleh karena itu, Rerie meminta masyarakat di masing-masing wilayah bisa secara proaktif ikut mendata tetangganya yang terdampak kebijakan tersebut. Hal ini dilakukan guna membantu kelancaran jalannya PSBB yang ketat,

"Setidaknya ketika bantuan disalurkan di wilayahnya bisa tepat sasaran," pungkasnya.

(akn/ega)