Pemprov DKI Perluas Lahan Makam Khusus COVID di TPU Pondok Ranggon

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 20:22 WIB
Jenazah sedang dimakamkan di di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Selasa (8/9/2020). Pada Jumat (4/9/2020) kemarin, liang lahat hanya tinggal 1.100. Diperkirakan jumlah tersebut hanya bisa memenuhi kebutuhan maksimal 2 bulan.
TPU Pondok Ranggon (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Lahan untuk pemakaman jenazah khusus COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, mulai menipis. Pemprov DKI kini tengah memperluas lahan TPU Pondok Ranggon sekitar 6.500 meter persegi.

"Iya, sedang kita perluas 6.500 meter persegi," kata Kadis Bina Marga DKI, Hari Nugroho, ketika dikonfirmasi, Jumat (11/9/2020).

Hari mengatakan proses perluasan masih berlangsung. Diperkirakan akan selesai pekan ini.

"Masih proses sekarang, minggu inilah selesai," ujarnya.

Hari menyebut perluasan ini merupakan kedua kalinya. Perluasan tahap pertama dilakukan pada Maret 2020.

"Iya, ini kedua. Tahap satu kan bulan Maret itu sekitar 7.000 meter persegi," tuturnya.

Sebelumnya, diberitakan, lahan TPU Pondok Ranggon menipis. Kini, hanya tersisa untuk 1.100 jenazah.

"Lahan kami untuk jenazah COVID-19 tersisa 1.100 lubang makam untuk muslim dan nonmuslim," ujar Komandan Regu TPU Pondok Ranggon, Nadi (47), seperti dilansir Antara, Jumat (4/9).

Nadi memprediksi sisa liang lahad tersebut akan habis pada kurang dari dua bulan. Nadi menghitung jumlah rata-rata jenazah korban COVID-19 yang dimakamkan pada Agustus 2020 berkisar 27-28 jenazah per hari.

"Tanggal 31 Agustus itu rekor selama saya bertugas sejak Maret, ada 36 jenazah," katanya.

(eva/maa)