Malam-malam, Petugas TPU Pondok Ranggon Masih Kubur Jenazah COVID

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 21:53 WIB
Pemakaman jenazah COVID-19 di TPU Pondok Ranggon malam hari. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Pemakaman jenazah COVID-19 di TPU Pondok Ranggon malam hari. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Petugas TPU Pondok Ranggon, Jakarta, masih bekerja untuk menguburkan jenazah COVID-19 malam hari. Ambulans pengantar jenazah pasien Corona masih datang di malam hari.

Pantauan detikcom, Rabu (9/9/2020) sekitar pukul 19.00 WIB, belasan penggali makam TPU Pondok Ranggon masih berada di pemakaman Islam. Mereka semua menunggu kedatangan jenazah COVID-19.

Liang lahad telah disiapkan. Papan kayu dan tali tambang juga telah ditaruh di atas lubang galian.

Untuk penerangan, 2 buah lampu disiapkan. Lampu dinyalakan dengan genset yang telah disiapkan. Genset ini berada di mobil pikap yang telah disediakan.

Suara sirene ambulans terdengar sekitar pukul 20.35 WIB. Penjaga makam yang mendengar suara sirene langsung memakai pakaian alat pelindung diri (APD) atau hazmat.

Ambulans pun tiba di pemakaman Islam COVID-19 pukul 20.37 WIB. Ambulans datang bersama keluarga jenazah. Pintu belakang ambulans pun dibuka petugas ber-APD.

Peti yang telah dibungkus plastik pun diangkat dan ditaruh di atas papan kayu yang telah disediakan. Salah satu penjaga makam yang tidak memakai hazmat langsung menyemprotkan disinfektan ke ambulans tersebut.

Usai menaruh peti, petugas langsung memegang tali tambang dari kedua sisi liang lahad. Satu petugas lainnya memindahkan papan kayu di bawah peti tersebut. Setelah dipindahkan, peti diturunkan ke dalam lubang galian secara perlahan.

Keluarga pun mengazani jenazah yang telah diturunkan ke liang lahad. Setelah itu, liang lahad ditutup oleh petugas. Semua petugas makam yang menutup galian memakai masker.

Usai menjalankan tugas, semua penjaga makam disemprot disinfektan, baik yang memakai hazmat maupun yang tidak.

"Total hari ini yang dimakamkan (di TPU Pondok Ranggon) ada 30 (jenazah). Ini jenazah ke-29. Masih tunggu 1 lagi, (dimakamkan di pemakaman COVID-19) Kristen (non-Islam)," kata salah satu penjaga makam.

(gbr/gbr)