PDIP DKI Nilai PSBM Lebih Efektif Kendalikan Corona: Penanganan Lebih Detail

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 12:36 WIB
Gembong Warsono
Foto: Ketua Fraksi PDIP, Gembong Warsono (Dok. Istimewa)
Jakarta -

F-PDIP DPRD DKI sepakat dengan saran yang diberikan pemerintah agar DKI menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). PDIP menilai dengan begitu, fokus pengendalian bisa lebih detail

"Setuju banget. Jadi lebih fokus pada daerah yang klaster merah, sehingga penangannya lebih detail," kata Ketua Fraksi PDIP, Gembong Warsono, kepada wartawan, Jumat (11/9/2020).

Gembong menilai pengawasan juga lebih tertib dibanding dengan PSBB skala provinsi. Sehingga menurutnya, penerapan PSBM ini akan lebih efektif.

"Dan paling penting penerapan protokol kesehatan jauh lebih tertib, karena dalam pelaksanaannya melibatkan peran para tokoh di wilayah zona merah tersebut," ujarnya.

"Menurut saya jauh lebih efektif, sebab keterlibatan para tokoh masyarakat menjadi lebih tinggi," lanjut Gembong.

Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat dan akan memberlalukan PSBB total di Jakarta. PSBB ini akan berlaku mulai 14 September.

"Dalam rapat Gugus Tugas tadi sore disimpulkan bahwa kita akan menarik rem darurat, yang itu artinya kita terpaksa kembali menerapkan PSBB seperti pada masa awal pandemi dulu, bukan lagi PSBB transisi, tapi kita harus melakukan PSBB sebagai mana masa awal dulu," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/9) kemarin.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menilai sudah seharusnya Pemprov DKI melakukan pembatasan yang lebih ketat karena kasus Corona makin naik. Dia menyarankan ada pembatasan sosial berskala mikro.

"Khusus daerah yang sedang menjalankan PSBB termasuk DKI Jakarta untuk daerah yang sudah pengendaliannya sudah lebih mikro daripada kota, maka kami harapkan kecamatan pun bisa juga melakukan pembatasan sosial berskala mikro, sehingga bisa betul-betul tempat yang memiliki penularan tinggi sesuai dengan data yang ada bisa dikendalikan dengan baik," kata Wiku saat konferensi pers secara virtual melalui akun YouTube Satpres, Kamis (10/9).

Tonton video 'Berikut yang Tidak Boleh Dilakukan Saat PSBB 14 September':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/aud)