Cegah Tawuran di Laut, Pemkot Jakut Ambil Langkah-langkah Ini

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 08:28 WIB
Lokasi tawuran di laut Jakarta yang viral
Lokasi tawuran di laut Jakarta yang viral (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta -

Aksi tawuran di lautan wilayah Jakarta Utara belakangan viral dan terungkap sudah dua kali terjadi. Sejumlah langkah antisipasi pun disiapkan Pemkot Jakarta Utara (Jakut) agar kejadian serupa tidak terulang.

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan Pemerintah Kota akan melibatkan masyarakat untuk mencegah kejadian tawuran di laut itu terulang. Antisipasi juga dilakukan dengan mengerahkan petugas gabungan untuk melakukan patroli.

"Sebagai langkah antisipasi, kami lakukan patroli dan pengawasan bersama tiga pilar (Satpol, TNI, dan Polri) serta melibatkan unsur masyarakat, seperti RT, RW, FKDM, Karang Taruna, dan potmas lainnya," kata Sigit kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

"Pelibatan masyarakat sejauh evaluasi saat ini mampu ubah perilaku dan hentikan potensi kerawanan tersebut berulang," tuturnya.

Patroli akan digencarkan setiap hari. Selain itu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, disebut Sigit, juga akan terlibat dalam pengawasan.

"(Patroli) setiap hari di pagi, siang, dan sore. Posko bersama stasioner juga ditempatkan di sana. Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga terlibat dan memberi dukungan pembinaan maupun pengawasan," ujar Sigit.

Diketahui, aksi tawuran itu berlokasi di laut Kalibaru, Jakarta Utara. Sigit mengatakan pihaknya juga sudah memperbaiki tembok pembatas di sekitar lokasi agar kelompok pemuda tidak lagi mudah terjun ke laut dan melakukan aksi tawuran.

"Tembok yang berlubang sudah diperbaiki juga," kata Sigit.

Sebelumnya, tawuran di perairan wilayah Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, viral di media sosial. Polisi belum mengetahui secara detail apa yang membuat kelompok tawuran itu merasa tersinggung. Namun, disebutkan, para pelaku tawuran itu awalnya sama-sama sedang berenang.

"Kalau yang saya tahu, mereka main sore-sore, duduk-duduk, main, mungkin ada sedikit ketegangan antar-RT dan RW," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta kepada detikcom, Kamis (10/9).

Usut punya usut ternyata aksi tawuran di wilayah perairan itu sudah terjadi dua kali, yaitu pada Senin (10/8) dan Senin (7/9). Kedua kelompok yang terlibat tawuran membekali diri dengan senjata tajam.

Polisi berhasil mengamankan dua pelaku tawuran yang kemudian ditangani oleh Polsek Cilincing. Tidak ada korban akibat peristiwa tawuran di laut tersebut.

Tonton video 'Bikin Sensasi! Aksi Tawuran di Laut Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(azr/idn)