Round-Up

Tak Lagi Ganjil-Genap di PSBB Total, Mobil Pelat Apapun Bisa Mengaspal

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 06:31 WIB
Himbauan bekerja dari rumah untuk meminimalisir persebaran virus corona berdampak pada arus lalu lintas yang lebih sedikit. Seperti terlihat di Jalan Sudirman, Jakarta.
Kawasan ganjil-genap Sudirman (Ari Saputra)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan sementara pembatasan kendaraan sistem ganjil-genap. Kebijakan ini diputuskan setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dengan adanya PSBB ini, maka mobil berpelat ganjil dan genap bisa mengaspal, tentunya dengan memperhatikan kapasitas penumpang kendaraan. Ganjil-genap ini ditiadakan mulai Senin, 14 September 2020.

"Ganjil-genap akan ditiadakan mulai 14 September," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Anies menyebutkan pihaknya juga akan menerapkan pembatasan kendaraan umum serta jumlah penumpang yang boleh berada di kendaraan. Namun dia belum memerinci terkait aturan tersebut.

Anies menyampaikan, aturan tersebut dibahas lebih lanjut pada rapat bersama para kepala daerah Provinsi Jawa Barat dan Banten yang dilaksanakan pada Kamis (10/9) kemarin.

"Jadi jam 2 siang nanti (kemarin, red) saya mengundang Gubernur Jateng, Gubernur Banten, kemudian Wali Kota Bekasi, Bupati Bekasi, Wali Kota Bogor, Bupati Bogor, Wali Kota Depok, Bupati Tangerang, Wali Kota Tangerang, dan Wali Kota Tangsel. Kita akan rapatkan tentang pelaksanaan PSBB, sehingga pelaksanaannya bukan hanya di Jakarta, kita sinkronkan," katanya.

Sebelumnya, dalam rapat Gugas Percepatan Pengendalian COVID-19 yang digelar pada Rabu (9/9) sore kemarin, Anies memutuskan untuk menarik rem darutat di Ibu Kota guna menekan penyebaran virus Corona. PSBB diberlakukan kembali seperti pada saat pertama kali diterapkan.

"Maka, dengan melihat kedaruratan ini, tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali menarik rem darurat sesegera mungkin," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/9).

Selanjutnya
Halaman
1 2