4 Berkas Perkara Prostitusi Venesia Dilimpahkan ke Kejagung

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 21:42 WIB
Bareskrim menggrebek Venesia BSD Karaoke Executive yang mempekerjakan 47 pemandu lagu
Foto Penggerebekan Prostitusi di Venesia BSD: (dok. istimewa)
Jakarta -

Bareskrim Polri telah menyelesaikan 4 berkas perkara dari 6 tersangka kasus prostitusi berkedok tempat karaoke yakni Venesia BSD Karaoke Executive. Berkas dilimpahkan tim penyidik pada Rabu minggu lalu ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Untuk terhadap perkara Venesia sesuai dengan LP 458 tanggal 18 Agustus 2020, telah di lakukan tahap I pada hari rabu tanggal 02 September 2020," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum), Brigjen Ferdy Sambo melalui pesan singkat, Kamis (10/9/2020).

Ferdy Sambo mengatakan 4 berkas perkara yang dimaksud yakni terkait tersangka General Manager, Ops Manager, Marketing, dan Muncikari Venesia. Dia menungkap ada 4 berkas perkara dari 6 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka dalam perkara tersebut sebanyak 6 tersangka. Berkas perkara dibuat menjadi 4 berkas perkara. 4 berkas perkara dimaksud atas nama YS selaku GM Venesia, RA selaku Ops Manager Venesia, TT selaku Marketing GS, FB, dan MS selaku mami Venesia," lanjutnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menggerebek salah satu tempat karaoke di BSD, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Sebanyak 47 wanita pemandu lagu atau LC di tempat tersebut diamankan.

"Sekitar pukul 19.30 WIB telah dilakukan penggeledahan atau penggerebekan terhadap Venesia BSD Karaoke Executive di Jalan Lengkong Gudang, Serpong," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada detikcom, Rabu (19/8).

Argo mengatakan penggerebekan dilakukan oleh Unit 4 Satgas TPPO dan Unit 1 VC Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri bekerja sama dengan TNI yaitu Pomdam Jaya. Argo menyebut penyidik menduga adanya tindak perdagangan orang di lokasi tersebut.

"Terkait TPPO," ucap dia.

Argo menjelaskan Venesia BSD Karaoke Executive beroperasi sejak awal Juni lalu. Pihak pengelola tempat karaoke tersebut mempekerjakan 47 wanita pemandu lagu yang berasal dari berbagai daerah.

"Perempuan yang bekerja di Venesia BSD karaoke berasal dari Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur sebanyak 47 orang," ujar Argo.

(maa/maa)