Geger Karaoke di BSD Tawarkan Prostitusi hingga Jerat Puluhan LC

ADVERTISEMENT

Round-Up

Geger Karaoke di BSD Tawarkan Prostitusi hingga Jerat Puluhan LC

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Agu 2020 07:31 WIB
Bareskrim menggrebek Venesia BSD Karaoke Executive yang mempekerjakan 47 pemandu lagu
Bareskrim menggerebek Venesia BSD Karaoke Executive yang mempekerjakan 47 pemandu lagu. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Bareskrim Polri menggerebek salah satu tempat karaoke di BSD, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Sebanyak 47 wanita pemandu lagu atau LC di tempat tersebut diamankan.

"Sekitar pukul 19.30 WIB telah dilakukan penggeledahan atau penggerebekan terhadap Venesia BSD Karaoke Executive di Jalan Lengkong Gudang, Serpong," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada detikcom, Rabu (19/8/2020).

Argo mengatakan penggerebekan dilakukan oleh Unit 4 Satgas TPPO dan Unit 1 VC Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri bekerja sama dengan TNI, yaitu Pomdam Jaya. Argo menyebut penyidik menduga adanya tindak perdagangan orang di lokasi tersebut.

"Terkait TPPO," ucap dia.

Pihak pengelola tempat karaoke tersebut mempekerjakan 47 wanita pemandu lagu yang berasal dari berbagai daerah. "Perempuan yang bekerja di Venesia BSD Karaoke berasal dari Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur sebanyak 47 orang," ujar Argo.

Polri menyebut Venesia BSD Karaoke Executive menyediakan jasa prostitusi. Dari hasil penyelidikan, tarif prostitusi dengan para pemandu lagu atau LC di tempat hiburan tersebut senilai Rp 3,3-3,9 juta.

"Venesia BSD Karaoke Executive menyediakan perempuan untuk prostitusi dengan tarif Rp 1.100.000 sampai Rp 1.300.000 per voucher dikali tiga voucher," kata Argo.

Tonton video 'Tempat Prostitusi Berkedok Karaoke di BSD, Polisi Periksa 53 Orang':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT