Tersangka Tanah Kuburan Maju Pilkada OKU, KPK Percepat Tuntaskan Perkara

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 21:04 WIB
Gedung KPK
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

KPK mengatakan tetap akan mengusut kasus korupsi tanah kuburan di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, meski tersangkanya, Johan Anuar, maju dalam Pilkada 2020. Bahkan KPK bakal mempercepat penuntasan perkara tersebut.

"Kalau bisa lebih cepat kenapa tidak, biar tidak menimbulkan. Sudah hampir Desember, kalau bisa bulan 10 kita tuntaskan, apalagi yang betul-betul yang sudah tersangka," kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto, di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020).

Karyoto mengatakan kini penyidik KPK masih mencermati berkas-berkas perkara yang sebelumnya ditangani oleh Polda Sumatera Selatan itu. Menurutnya, jika penyidik merasa sudah lengkap, akan dinaikkan ke tahap selanjutnya.

"Begini karena ini terjadi proses pengambilalihan memang dari kita mulai sidik, lidik harus dilalui dulu, ya harus pemantapan saja. Kalau nanti langsung tuntutan kita kena praperadilan repot lagi. Kita pelan-pelan sedikit-sedikit, nanti kita naikkan. Insyaallah sebelum Desember kita segerakan, kalau penyidik tidak ada halangan," ujarnya.

Untuk diketahui, Johan Anuar merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah kuburan. Johan ditetapkan polisi sebagai tersangka pada 2018. Dia kemudian melakukan gugatan praperadilan dan menang.

Polisi kembali menetapkan Johan sebagai tersangka pada kasus serupa pada awal Desember 2019. Johan sempat ditahan pada 14 Januari. Dia kemudian dibebaskan dari tahanan pada 12 Mei karena masa penahanan habis.

Kemudian, KPK mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah kuburan yang bersumber dari APBD 2013 senilai Rp 6 miliar dari Polda Sumsel. Menurut KPK, kasus ini dinilai sulit jika ditangani oleh polisi. Kasus korupsi ini diduga mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 5,7 miliar.

Kini, Johan Anuar maju di Pilkada Serentak 2020 menjadi calon Wakil Bupati OKU. Ia maju berpasangan dengan calon Bupati OKU, Kuryana Aziz.

Kuryana Aziz dan Johan Anuar saat ini menjabat Bupati dan Wakil Bupati OKU. Keduanya kembali maju berpasangan pada pilkada serentak tahun ini. Mereka diusung oleh 12 parpol yang punya kursi di DPRD OKU, yakni PKS, PBB, PAN, Golkar, PKPI, PPP, Gerindra, Demokrat, PKB, PDIP, NasDem, dan Hanura. PSI dan Garuda, yang tak punya kursi di DPRD, ikut mendukung bakal paslon ini.

(ibh/maa)