Ada Warga Dipukul-Dilindas saat Insiden Ciracas, Anggota DPR: Memilukan!

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 08:17 WIB
Korban perusakan Polsek Ciracas mendatangi Koramil 05/Kramat Jati. Para korban yang terdampak perusakan tersebut diketahui akan mendapatkan ganti rugi.
Foto: Korban insiden Ciracas (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengungkapkan ada warga yang sudah dipukul kemudian dilindas menggunakan motor terkait kasus penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS Sukamta merasakan peristiwa itu memilukan dan menyedihkan.

"Ini peristiwa yang memilukan. Sedih rasanya melihat insiden seperti ini. Perselisihan prajurit TNI dan polisi," kata Sukamta kepada wartawan, Rabu (9/9/2020).

Sukamta mengatakan siapapun pelakunya harus ditindak dengan tegas. Sebab, siapapun oknum aparat yang berbuat setega itu, menurut Sukamta diangkat dan digaji oleh negara untuk melindungi warga.

"Tentu kita ingin agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Semua upaya harus dikerahkan untuk mencegahnya. Siapapun pelaku harus ditindak dan diberi sanksi dengan tegas, karena mereka diangkat dan digaji menjadi prajurit dan polisi oleh negara untuk menjadi pelindung warga negara," ujarnya.

Namun, menurut Sukamta saat ini jauh lebih penting mencari akar masalah agar segera diatasi. Seburuk apapun masalahnya, menurut Sukamta harus diselesaikan.

"Lebih penting lagi adalah mencari akar permasalahan dan segera diatasi. Sepahit apapun masalahnya, haruslah kita dalami dan selesaikan," imbuhnya.

Sebelumnya, Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman mengatakan ada 23 korban penganiayaan fisik terkait kasus penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Dudung mengungkapkan detik-detik mereka diserang hingga tidak berdaya.

"Dari hasil rekapitulasi, jumlah pengaduan korban penganiayaan fisik ada 23 orang. Ini berupa penganiayaan, pembacokan, kemudian pemukulan. Kemudian ada penusukan, dan ada juga masyarakat yang sudah dipukul, kemudian sudah terkapar masih dilindas juga pakai motor," ujar Dudung saat konferensi pers, Rabu (9/9).

(rfs/zak)