Panitia MTQ Sumut Jelaskan Alasan Peserta Diminta Buka Cadar Saat Tampil

Ahmad Arfah - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 12:19 WIB
German politicians are mulling a partial ban on Islamic face veils amid a fierce national debate on integration (AFP Photo/Menahem Kahana)
Ilustrasi cadar (Foto: AFP Photo/Menahem Kahana)
Medan -

Video seorang wanita peserta MTQ Sumatera Utara (Sumut) memilih didiskualifikasi daripada membuka cadarnya viral. Panitia menjelaskan alasan peserta diharuskan membuka cadar saat tampil.

"Ini sebenarnya kenapa kita apakan (harus membuka cadar). Kadang ada anak-anak yang salah menggunakan cadar ini kan. Tampil di kabupaten bukan dia, tampil di provinsi bukan dia. Tampil pakai bercadar bukan dia, nama (pakai) nama dia. Jadi cadar ini baik, tapi jangan disalahgunakan," kata Ketua Pelaksana MTQ ke-37 Sumut Palid Muda Harahap kepada wartawan, Rabu (9/9/2020).

Palid tak menjelaskan detail kapan peristiwa peserta wanita tersebut mundur gara-gara tak mau melepas cadar. Dia menyebut sebenarnya banyak peserta yang menggunakan cadar dan tak mengalami kendala dalam mengikuti MTQ ke-37 Sumut di Tebing Tinggi.

"Setelah dia kan, yang bercadar itu kita tugaskanlah dewan hakim yang perempuan memeriksa yang bercadar di kamar tertutup. Kita sesuaikan wajahnya dengan pasfoto waktu mendaftar," ujarnya.

Palid sebelumnya juga telah buka suara soal video viral itu. Dia mengatakan memang ada aturan secara nasional agar peserta MTQ membuka cadar. Meski demikian, panitia MTQ di Sumut telah membuat penyesuaian tersendiri sehingga peserta tetap bisa menggunakan cadarnya.

"Membuka cadar sebagai antisipasi kecurangan memang diterapkan di level nasional. Tetapi, di Sumut, kita sudah lakukan penyesuaian dengan ketentuan sebelum tampil kita periksa terlebih dahulu. Kejadian saat itu murni kesalahpahaman lantaran saat itu dewan hakim yang bertugas memang berasal dari pusat," ujar Palid dalam keterangan tertulis.

Dalam video yang diunggah di salah satu channel YouTube itu, terlihat ada seorang wanita berbaju hitam yang menggunakan cadar naik ke bilik untuk membaca Al-Qur'an. Saat akan memulai, wanita itu diminta membuka cadarnya.

"Tolong dibuka cadarnya supaya tahu bacaannya. Sudah jadi aturan nasional, kalau nggak dibuka, langsung didiskualifikasi," kata seseorang kepada wanita dalam video itu.

Wanita itu pun meminta agar dia tetap menggunakan cadar. Namun panitia tetap meminta cadar dilepas. Wanita itu kemudian berdiri dan meninggalkan bilik tempat membaca Al-Qur'an. Saat itu, suara pria dalam video itu kembali mengingatkan membuka cadar sudah merupakan peraturan nasional.

(haf/idh)