Usai Minum Miras, Prada Ilham Kendarai Motor Atasan Tanpa SIM C

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 11:57 WIB
Danpuspomad Letjen Dodik Wijanarko dalam konferensi pers kasus penyerangan Polsek Ciracas
Danpuspomad (Luqman/detikcom)
Jakarta -

Prada Muhammad Ilham (MI) menjadi tersangka kasus penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Danpuspomad Letjen Dodik Wijanarko mengungkapkan alasan kenapa Prada MI menyebarkan berita bohong sehingga memicu perusakan Polsek Ciracas.

Diketahui, Prada MI, sebelum penyerangan, berbohong mengatakan bahwa dirinya dikeroyok. Padahal, kenyataannya, Prada MI tidak dikeroyok, melainkan mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor di sekitar Jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, tepatnya di dekat pertigaan lampu merah Arundina.

Letjen Dodik mengatakan alasan dia berbohong adalah takut terhadap pimpinannya jika mengatakan yang sebenarnya. Sebab, motor yang dikendarainya adalah motor yang dipinjam dari pimpinannya.

"Sebelum kecelakaan lalu lintas tunggal disebabkan karena telah minum minuman keras jenis anggur merah merek Gold, dan takut merasa bersalah karena akibat kejadian tersebut sepeda motor jenis Honda Blade warna hitam nopol-B 3580-TZH yang dipinjamkan oleh pimpinannya mengalami rusak," kata Dodik saat konferensi pers, Rabu (9/9/2020).

Dodik juga mengatakan Prada MI takut diproses hukum karena mengendarai motor, padahal dirinya tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) C. SIM yang diperuntukkan khusus buat pengendara motor.

"Serta takut diproses hukum karena pada saat mengendarai sepeda motor tersebut tidak memiliki SIM C, dan tidak membawa STNK," ucapnya.

Meski begitu, Dodik menegaskan, Prada MI dinyatakan negatif narkoba. Prada MI juga saat ini ditahan di Denpom Jaya II Cijantung Pomda Jaya.

"Terhadap dugaan tersangka Prada MI mengkonsumsi narkoba, dari hasil tes lab dengan sampel urine, darah, dan rambut, oleh laboratorium forensik BNN Lido menyebutkan hasilnya negatif," tegas Dodik.

(zap/fjp)