Diantar UAS hingga Andre, Erman Safar-Marfendi Daftar ke KPU Kota Bukittinggi

Jeka Kampai - detikNews
Minggu, 06 Sep 2020 12:23 WIB
Erman Safar-Marfendi Daftar ke KPU Kota Bukittinggi.
Erman Safar-Marfendi Daftar ke KPU Kota Bukittinggi. (Foto: Jeka Kampai/detikcom)
Jakarta -

Pasangan Erman Safar-Marfendi yang maju di Pilkada Kota Bukittinggi mendaftarkan diri ke KPU. Sejumlah tokoh seperti Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar, Andre Rosiade hingga Ustadz Abdul Somad (UAS) turut mengantar pasangan yang diusung Koalisi Bukittinggi Hebat ini.

Pantauan Detikcom di lapangan, Minggu (6/9/2020), rombongan bertolak dari lapangan kantin yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Kantor KPU. Terlihat juga ada pasangan calon gubernur-wakil gubernur, Nasrul Abit-Indra Catri. Lalu ada Tengku Zulkarnain, Ustad Zulkifli Muhammad Ali dan
Ustad Jel Fatullah. Juga terlihat mantan Wakil Ketua DPR-RI, Fadli Zon.

Saat rombongan hadir, sejumlah massa pendukung bergerak dengan berjalan kaki dan membentuk pagar betis di sepanjang jalan. Mereka mengelu-elukan pasangan yang diharapkan membawa perubahan terhadap Kota Bukittinggi.

Pasangan Erman-Marfendi menggunakan kereta kencana, sementara UAS, Tengku Zul dan Ustad Jel menggunakan kendaraan tradisional bendi.

"Hari ini kita bersama-sama mengantarkan pasangan Erman Syafar-Marfendi untuk mendaftar ke KPU. Sangat besar harapan warga Bukittinggi tertumpang pada pasangan ini," kata Andre.

Erman-Marfendi diusung oleh Partai Gerindra, PKS dan Partai Golkar. Jika pasangan ini menang, maka kebijakan yang segera diambil yakni mencabut Perwako Bukittinggi Nomor 40-41 tahun 2018.

"Kemenangan Desember 2020 akan ditandai dengan dicabutnya Perwako Bukittinggi Nomor 40-41 tahun 2018 tentang Retribusi Pasar Bukittinggi oleh Wali Kota Erman Syafar. Di Bukittinggi, para pedagang merasa terancam. Sesuai komitmen Gerindra melayani masyarakat, Perwako itu akan langsung dicabut pada hari pertama Erman dilantik," katanya.

Erman mengaku senang bisa menyelesaikan proses pendaftaran. "Alhamdulillah, tahapan ini bisa kita lalui," kata dia.

Tonton video 'Pendaftaran Paslon Timbulkan Keramaian, KPU Tak Mau Muncul Klaster Baru':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)