Isu Anies Sebut 'Orang Kenal Copot Masker' Dinilai Tepat karena Ada OTG

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 09:00 WIB
Menggunakan masker, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Fatahillah Balai Kota, Jakarta di hari pertama masa PSBB transisi, Jumat (5/6).
Anies Baswedan (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut banyak warga yang berani melepas masker saat berbicara dengan orang yang mereka kenal. Epidemiolog FKM UI Pandu Riono menilai Anies tepat menyinggung perihal tersebut.

"Pak Anies sudah benar mengangkat isu tersebut," kata Pandu kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Pandu menilai masyarakat yang berani mencopot masker saat bicara dengan orang yang dikenal dipengaruhi rasa aman yang palsu. Ada kemunculan rasa aman lalu masker dilepas.

"Perilaku pemakaian masker seringkali dipengaruhi oleh false security (merasa aman yang palsu). Merasa aman, lalu masker dilepas," ujar Pandu.

Padahal, menurut Pandu, orang yang dikenal sedang bicara dengan lepas masker belum tentu sehat. Pandu mengajak masyarakat mengubah pola masyarakat pikir.

"Yang kenal disangkanya sehat dan aman. Kita tidak tahu. Sekarang anggap saja tiap orang OTG, kenal atau nggak kenal," imbuhnya.

Sebelumnya, Anies menyinggung soal munculnya klaster Corona di Ibu Kota. Anies menyebut banyak warga yang justru berani melepas masker saat berbicara dengan orang yang mereka kenal.

"Problem kita naik bus pakai masker, naik kereta pakai masker, sampai kantor copot masker. Itu problem kita. Merasa kenal copot masker, merasa tidak kenal pakai masker," kata Anies di Lapangan Promoter Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (3/9).

Tonton juga video 'Tak Pakai Masker, Pelanggar PSBB Dimasukkan ke Peti Mati':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/idn)