Tembakan Peringatan Tewaskan Warga, Polda Sulsel Amankan 10 Senjata Polisi

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 14:06 WIB
handgun with bullets on the wooden surface, closeup with vignette, useful for various security,protection or criminal topics
Foto: Ilustrasi (Dok. Thinkstock)
Makassar -

Propam Polda Sulsel masih mendalami kasus penembakan 3 warga di Kota Makassar saat polisi mengeluarkan tembakan peringatan. 16 Anggota polisi dan 4 warga sudah diperiksa, serta 10 senjata diamankan.

"Sampai sekarang memang kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 16 personel dan juga 4 orang warga terkait kejadian tersebut. Untuk membuktikan senjata yang digunakan, memang ada senjata yang kita amankan itu kurang lebih ada 10 senjata," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo saat ditemui di kantornya, Rabu (2/9/2020).

Ibrahim menyebut Propam intens memeriksa petunjuk yang ada guna mendapatkan fakta-fakta dan keterangan terkait insiden penembakan yang menewaskan 1 orang warga di Kecamatan Ujung Tanah tersebut.

"Ini memang kan ada keterangan-keterangan yang kita ambil dari masing-masing orang-orang yang terlibat di kejadian tersebut. Keterangan-keterangan ini ada persesuaian harus kita cocokkan, kemudian nanti juga bukti-bukti terkait penggunaan sejata api. Ini semua akan kita porsikan dengan situasinya," katanya.

Polisi hingga saat ini belum melakukan rekonstruksi kejadian yang disebut berawal dari pengeroyokan polisi Bripka UF oleh sekelompok warga.

"Kalau rekonstruksi biasanya memang setelah berkas lengkap, keterangan semua lengkap, baru dilaksanakan rekonstruksi. Mungkin tahapan itu akan ada," tuturnya.

Peristiwa penembakan terjadi pada Minggu (30/8) lalu itu mengenai 3 orang warga, dimana 1 orang atas nama Anjas tewas dan 2 mengalami luka. Korban luka sudah dibolehkan pulang ke rumah.

"Kemarin korbannya Alhamdulillah 2 orang sudah sembuh dan sudah dikembalikan ke rumah masing-masing. Rencana hari ini akan kita lakukan pemeriksaan terhadap keduanya dan semoga bisa memberikan keterangan lagi yang bisa memperjelas permasalahan di sana," ucapnya.

(nvl/knv)