Anies Hapus Isolasi Mandiri, Golkar: Tingkatkan Fasilitas Kesehatan-Tim Medis

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 02 Sep 2020 11:56 WIB
Sekretaris Fraksi Golkar DKI Jakarta Judistira Hermawan.
Judistira Hermawan (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Gubernur DKI Anies Baswedan menghapus kebijakan isolasi mandiri di rumah bagi pasien positif COVID-19. Fraksi Golkar DPRD DKI meminta fasilitas kesehatan dan tenaga medis ditingkatkan.

"Kalau sekarang akan ada kebijakan lagi pelarangan untuk isolasi mandiri bagi masyarakat, ya Pemprov DKI harus lebih meningkatkan lagi fasilitas (kesehatan) dan tenaga medisnya," kata Sekretaris F-Golkar DKI, Judistira Hermawan, Rabu (2/9/2020).

Judistira menyarankan Pemprov DKI memberdayakan rumah susun untuk pasien COVID-19, sehingga bisa dikelola mandiri oleh Pemda.

"Wisma Atlet tidak akan cukup menampung, saran saya rumah susun yang belum terisi disiapkan segera untuk menjadi rumah isolasi, ini opsi bagi Pemprov DKI, jadi semacam wisma atlet tapi yang kelola Pemprov," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan di masa mendatang tidak akan ada isolasi mandiri di rumah bagi pasien COVID-19. Anies mengatakan Pemprov DKI sedang menyiapkan regulasi agar isolasi pasien COVID-19 diatur oleh pemerintah.

"Ini sedang disiapkan regulasinya bahwa isolasi itu dikelola oleh pemerintah sehingga bisa lebih efektif dalam memutus mata rantai, karena tidak semua dari mereka yang terpapar tanpa gejala bisa melakukan isolasi dengan baik di rumahnya masing-masing," kata Anies di kawasan Danau Sunter, Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (1/9).

Anies menyebut nantinya semua pasien positif Corona akan diisolasi di fasilitas kesehatan pemerintah. Mantan Mendikbud itu menilai masyarakat belum disiplin dalam melakukan isolasi mandiri.

(eva/lir)