Round-Up

Kasus Corona Tinggi Bikin Aktivitas Malam Warga Depok Dibatasi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 06:26 WIB
Kendaraan bermotor meilntasi jalan Margonda Raya ditengah pemberlakuan PSBB di Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (19/5/2020). Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Jalan Margonda Raya Depok (Grandyos Zafna)
Depok -

Pemerintah Kota Depok membatasi aktivitas warga hingga pukul 20.00 WIB. Tidak hanya aktivitas warga, operasional restoran, toko, kafe, minimarket hingga mal juga dibatasi hingga pukul 18.00 WIB.

Hal ini dilakukan untuk mengendalikan peningkatan dan penyebaran kasus Corona di Kota Depok. Untuk diketahui, kasus terkonfirmasi positif Corona di Kota Depok per 31 Agustus 2020 mencapai 2.210 kasus. Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 1.539 orang dan meninggal 77 orang.

Berdasarkan data distribusi kasus konfirmasi positif, pada periode minggu ke-24 dan ke-25 terdapat lebih dari 70 persen bersumber dari imported case. Kasus imported case ini berasal dari klaster perkantoran dan tempat kerja, yang berdampak pada penularan di dalam keluarga.

"Kita tahu bahwa saat ini kasus positif dalam 2 minggu terakhir didominasi oleh imported case lalu berpotensi menularkan lingkungan keluarga atau pun transmisi lokal. Transmisi lokal ini loh yang kita cegah di awal, yaitu menyasar kepada lingkungan-lingkungan komunitas atau aktivitas sosial. Maka dari itu, kami coba membatasi sampai dengan jam 8 malam," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COID-19 Kota Depok Dadang WIhana kepada wartawan di Terminal Margonda, Depok, Senin (31/8/2020).

Pembatasan aktivitas warga ini diberlakukan mulai Senin (31/8). Warga diharapkan tidak keluar rumah di atas pukul 20.00 WIB.

"Seluruh aktivitas warga dilakukan pembatasan, maksimal sampai dengan pukul 20.00 WIB," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (30/8/2020) malam.

Pembatasan operasional juga berlaku untuk mall, minimarket hingga toko dan rumah makan. Khusus untuk layanan antar dapat dilakukan hingga pukul 21.00 WIB.

"Pembatasan operasional layanan secara langsung di toko, rumah makan, kafe, minimarket, midimarket, supermarket dan mall sampai dengan pukul 18.00 WIB," imbuhnya.

Dengan adanya jam malam ini, Pemkot Depok mengoptimalkan peran Kampung Siaga COVID-19 dengan memprioritaskan pendataan tempat kerja warga, melakukan pengawasan keluar-masuk tamu yang datang ke rumah warga dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat di Kampung Siaga COVID.

"Mengoptimalkan aplikasi Kampung Siaga Covid-19 untuk pengaduan warga, termasuk untuk melaporkan pelanggaran protokol kesehatan," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2