Kantor Anies Diminta Tutup Sementara, Pemprov DKI: Kami Sudah Sterilisasi

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 30 Agu 2020 09:06 WIB
Pemprov DKI Lakukan Sterilisasi
Foto: Dok. Biro Umum Pemprov DKI
Jakarta -

DPRD DKI meminta gedung Balai Kota DKI Jakarta ditutup sementara imbas tujuh pejabat Pemprov DKI positif virus Corona (COVID-19). Pemprov DKI menyebut pihaknya telah melakukan sterilisasi ke seluruh ruangan.

"Kita sudah melakukan sterilisasi seluruh ruangan di Kompleks Balai Kota, saat kami mengetahui ada 7 pejabat Pemprov DKI Jakarta yang terkena, pada hari Jumat 21 Agustus 2020," ujar Kepala Biro Umum Setda Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaludin saat dihubungi, Sabtu (29/8/2020).

Budi mengatakan, info tujuh pejabat Pemprov DKI yang dinyatakan positif COVID-19 bertepatan dengan hari libur selama empat hari. Sehingga menurutnya, pihaknya telah memanfaatkan waktu tersebut untuk menutup sementara dan melakukan sterilisasi.

"Info adanya 7 pejabat yang terkena saat Minggu kemarin bertepatan saat libur 4 hari dari Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu. 4 hari libur tersebut kami manfaatkan untuk melakukan sterilisasi yang sudah kami mulai dari hari Kamis," kata Budi.

"Jadi seluruh Kompleks Balai Kota selama 4 hari seluruhnya sudah kami sterilisasi. Hari Senin pegawai masuk, insyaallah seluruh Kompleks Balai Kota sudah steril kembali," sambungnya.

Budi menambahkan, sterilisasi dilakukan dengan dibantu 125 personel. Personel ini terdiri dari Dinas Penanggulangan Kebakaran hingga petugas kebersihan.

"Dibantu oleh 125 personel Dinas Penanggulangan Pemadam Kebakaran dan puluhan petugas kebersihan, dan pengamanan dalam biro umum dan ASD," tuturnya.

Sebelumnya, anggota DPRD DKI Fraksi PKS Abdul Aziz menilai seharusnya kantor Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ditutup sementara untuk sterilisasi. Langkah itu dilakukan setelah ada 7 pejabat Pemprov DKI Jakarta yang terpapar virus COVID-19.

"Saya mendukung kalau memang kantor Pemda DKI harus ada ditutup 3 hari untuk disterilkan dan sebagainya. Memang itu seharusnya ditutup beberapa hari untuk sterilisasi begitu," kata Aziz kepada wartawan, Jumat (28/8).

Menurut Aziz, penutupan sementara untuk sterilisasi itu agar pegawai tidak cemas dalam bekerja karena sebelumnya ada yang terpapar Corona. Lingkungan kerja yang bersih dan steril bisa mengurangi risiko penularan penyakit diantara sesama pegawai.

Senda dengan Aziz, F-NasDem DPRD DKI meminta gedung Balai Kota Jakarta dilakukan penutupan selama 14 hari ke depan. Dia mengatakan seharusnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengutamakan keselamatan orang banyak.

"Ya menurut saya kantor Anies yang di balai kota itu ditutup aja selama 14 hari ke depan. Dari pada menyebar ke yang lain, itu kan lebih berbahaya lagi," kata Bendahara Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Jupiter, kepada wartawan, Jumat (28/8)

Tonton video 'Ada Anggota Positif Corona, Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/azr)