Round-Up

Heboh Surat Mendagri Ad Interim Iringi Kepergian Tito ke Luar Negeri

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 29 Agu 2020 08:01 WIB
Mendagri Tito Karnavian dalam acara peluncuran gerakan 2 juta masker di Depok (dok. Kemendagri)
Foto: Mendagri Tito Karnavian (dok. Kemendagri)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md ditunjuk menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ad Interim. Mahfud didapuk menjadi Mendagri Ad Interim lantaran Mendagri Tito Karnavian ke luar negeri.

Penunjukan Mahfud sebagai Mendagri Ad Interim itu terungkap dari surat bernomor 821.1/4837/SJ yang beredar luas. Dalam surat tersebut, tertulis hal: Penunjukan Mendagri Ad Interim yang ditujukan kepada para pejabat di lingkungan Kemendagri.

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) pun kemudian mengkonfirmasi penunjukan Mahfud sebagai Mendagri Ad Interim. Sekretaris Mensesneg, Setya Utama menjelaskan, penunjukan itu dilakukan lantaran Mendagri Tito Karnavian akan bertugas ke Singapura selama dua hari.

"Tugas di Singapura," kata Sesmensesneg Setya Utama saat dimintai konfirmasi, Jumat (28/8).

Setya Utama menyebut Tito Karnavian bertugas hingga Minggu (30/8). Menurut Setya Utama, penunjukan Mendagri ad interim ketika pejabat definitif bertugas ke luar negeri sudah sesuai ketentuan.

"Mendagri ke LN 28 sampai 30 Agustus. Aturannya seperti itu," kata Setya Utama.

Hal senada juga disampaikan Mensesneg Pratikno. Pratikno mengatakan, untuk sementara Mahfud Md memang ditunjuk sebagai Mendagri Ad Interim lantaran Tito harus memenuhi undangan Mendagri Singapura.

"Benar bahwa Menkopolhukam menjadi Ad interim Mendagri karena hari ini Jumat 28 Agustus, Mendagri pergi ke luar negeri (Singapura) untuk pertemuan dengan dan atas undangan dari Minister for Home Affairs Singapura," kata Pratikno dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/8/2020).

Tak berselang lama, penjelasan datang dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kapuspen Kemendagri Benny Irwan mengatakan surat nomor 821.1/4837/SJ yang berisikan perihal penulisan tata naskah telah diralat dan dibatalkan.

"Surat sudah diralat dan dibatalkan. Tadinya dibuat untuk administrasi internal karena Mendagri akan tugas ke luar kota," Benny kepada wartawan, Jumat (28/8/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2