Ngaku Polisi, Napi di Riau Peras Perempuan dengan Ancam Sebar Video Porno

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 16:46 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta -

Seorang perempuan ditipu mentah-mentah oleh seorang napi di LP Bagansiapiapi, Riau. Pelaku bernama Ibrahim Purba mengaku sebagai polisi memeras korban dengan ancaman akan menyebarkan video porno korban.

"Iya betul, yang bersangkutan sudah diamankan," kata Wakapolres Jakarta Timur AKBP Stefanus Tamuntuan dalam keterangan kepada detikcom, Jumat (28/7/2020).

Stefanus menjelaskan Ibrahim ditangkap setelah polisi menerima laporan dari korban berinisial II pada 6 Juli 2020. II melaporkan pelaku atas dugaan penyebaran konten porno dan pemerasan.

"Pelaku memeras korban dengan meminta sejumlah uang dengan ancaman akan menyebarkan video porno korban kepada suaminya," imbuh Stefanus.

Kasus ini bermula saat korban dan pelaku berkenalan via Facebook. Dalam perkenalan itu, pelaku mengaku sebagai polisi yang berstatus duda.

Singkat cerita, korban dan pelaku kerap melakukan komunikasi. Hingga suatu ketika, pelaku melakukan video call dengan korban.

"Setelah beberapa hari berkomunikasi, kemudian korban diminta melakukan video call sex dan tanpa sepengetahuan korban, video tersebut direkam oleh pelaku," terangnya.

Setelah mendapatkan video tersebut, pelaku kemudian mulai memeras korban. Korban diminta mengirimkan sejumlah uang hingga total kerugian korban mencapai Rp 16.800.000.

"Setelah diselidiki, ternyata posisi pelaku ada di LP Bagansiapiapi," tuturnya.

Polres Jaktim kemudian berkoordinasi dengan pihak LP Bagansiapiapi. Pelaku kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tonton juga 'Video Mesum Mahasiswi Beredar di Kendari, Polisi Turun Tangan':

[Gambas:Video 20detik]

(mei/fjp)