Golkar Sulsel Kembali Bergejolak, Pro-Taufan Minta Tak Paksakan Kehendak

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Jumat, 28 Agu 2020 15:21 WIB
Anggota Fraksi Golkar Susel di DPRD bertemu Taufan Pawe (dok. Istimewa).
Anggota Fraksi Golkar Susel di DPRD bertemu dengan Taufan Pawe. (Foto: dok. Istimewa)
Makassar -

Fraksi Golkar di DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) menegaskan dukungannya kepada Ketua DPD Golkar Sulsel Taufan Pawe di tengah polemik penyusunan struktur kepengurusan. Fraksi di DPRD mendukung Taufan menata kembali Golkar Sulsel.

"Kami akan berada di belakang Pak Taufan Pawe dan mendukung setiap kebijakan apa yang dilakukan untuk menata Partai Golkar," ujar Ketua Fraksi Golkar di DPRD Sulsel Andi Hatta Marakarma di Makassar, Jumat (28/8/2020).

Oppu Hatta--sapaan akrabnya--menegaskan dukungan kepada Taufan ini penting dilakukan di tengah gejolak penyusunan struktur Golkar Sulsel. Dia menyebut ada segelintir kelompok di Golkar Sulsel yang mempersoalkan struktur yang disusun Taufan, yang baru terpilih pada Musda lalu.

"Kami Fraksi Partai Golkar selalu berada di belakang pimpinan partai," tegasnya.

"Salah satu penugasan Musda Golkar kepada Ketua Terpilih adalah mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan," imbuhnya.

Anggota Fraksi Golkar yang menegaskan dukungan kepada Taufan ialah Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika, Fahruddin Rangga, John Rende, Rahman Pina, Taqwa Muller, H Suwardi, Ayu Indira, Sofyan Syam, Zulkufly Zain, Debby Rudal, dan Atha Fadjalangi.

"Golkar Sulsel sudah Musda, secara mufakat memilih Pak Taufan sebagai ketua. Sebaiknya, jika ada perbedaan pendapat di antara kita, dilakukan dengan cara yang lebih bijak untuk diselesaikan. Budaya Golkar selalu arif dan bijaksana dalam menyelesaikan perbedaan," kata mantan Bupati Lutim dua periode ini.

"Sambil menunggu SK dari DPP, sebaiknya tidak ada gerakan-gerakan yang dilakukan pihak tertentu untuk memaksakan kehendak karena bisa mengganggu pencapaian perjuangan bersama untuk kepentingan Partai," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, kepengurusan DPD I Golkar Sulsel di bawah pimpinan Muhammad Taufan Pawe yang baru saja terbentuk mulai bergejolak. Penyusunan struktur pengurus yang dianggap tidak melibatkan seluruh anggota formatur dipersoalkan formatur lainnya.

"Karena kami beranggapan ini belum dilibatkan, tapi ketua formatur, yaitu Pak Ketua, sudah dikirim ke DPP. Itu berarti kami tidak dilibatkan karena lazimnya formatur di Golkar yang bertanda tangan, ada berita acara. Nah, ini tidak ada," kata salah seorang anggota formatur, Abdillah Natsir, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (26/8).

(nvl/idh)