Round-Up

Amien Kaitkan Cerita Lama di Kebakaran Kantor Jaksa

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 05:10 WIB
Amien Rais (Screenshot YouTube Amien Rais Official)
Foto: Amien Rais (Screenshot YouTube Amien Rais Official)
Jakarta -

Politikus senior Amien Rais melontarkan dugaan kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) sengaja dilakukan oleh pihak yang menurutnya sebagai 'orang dalam'. Dalam kesempatan yang sama Amien juga mengungkit peristiwa lama, yaitu kebakaran di gedung Bank Indonesia yang ia kaitkan dengan skandal BLBI.

"Saya ingin buat video singkat ini untuk membuat catatan kecil tentang peristiwa akhir-akhir ini yaitu terutama kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang begitu dahsyat itu. Yang kemudian mengingatkan kebakaran yang terjadi di gedung BI, bank central Indonesia, bank Indonesia lantai 6 kalau tidak salah, di mana disimpan seluruh berkas-berkas tentang skandal BLBI kemudian hilang. Dan setelah itu ada yang mengatakan demi hukum BLBI sudah selesai kan sudah tidak ada lagi data-data skandal itu," kata Amien dalam video yang diunggah di akun Instagram @amienraisofficial seperti dilihat detikcom, Rabu (26/8/2020).

Mantan ketua MPR RI itu menduga kebakaran di gedung Bank Indonesia itu dilakukan oleh 'orang dalam' untuk menghilangkan berkas skandal BLBI. Amien mengatakan dugaan itu boleh-boleh saja.

"Siapa yang dulu membakar gedung BI lantai tertentu yang menyimpan berkas-berkas skandal BLBI itu, tentu itu orang dalam, orang dalam itu yang menyuruh, menurut saya, saya bisa kelir. Tapi kan boleh menduga siapa lagi kalau bukan para penggasak uang sampai ratusan triliun itu yang umumnya itu memang MTC, mafia taipan cukong, yang kemudian lantas seolah-seolah selesai begitu saja,itu sampai 20 tahun, BLBI sudah nggak diangkat lagi," ujar dia.

Lebih lanjut, dugaan yang sama juga terjadi pada kebakaran di Kejagung. Di sisi lain, Amien juga menghargai pihak Kejagung yang meminta agar tak ada spekulasi terkait penyebab kebakaran itu.

"Saya juga khawatir yang membakar gedung Kejaksaan Agung, itu simbol keadilan, tentu orang dalam, orang dalam itu tentu atas perintah dari lagi-lagi MTC itu. Saya menghargai bapak juru bicara Kejaksaan Agung, kita jangan berspekulasi," ujar Amien.

"Tapi di dalam alam demokrasi kita bisa mengingatkan ini bukan spekulasi tapi kekhawatiran jangan-jangan nanti nggak akan terbuka lagi sehingga nanti berkas Djoko Tjandra hilang siapa tahu, walaupun dijamin Mahfud tidak akan hilang tapi itu jaminan juga yang belum jelas, Mahfud juga khas omongan seperti itu," sambung Amien.

Selanjutnya
Halaman
1 2